IHSG Sempat Sentuh Level 5.966, Analis Ingatkan Potensi Pelemahan ke 5.700

Penulis: Luqman Arif  •  Jumat, 22 Mei 2026 | 09:42:54 WIB
IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.079 pada perdagangan pagi ini.

SULAWESI SELATAN — Data RTI Business mencatat, pada pukul 09.17 WIB, IHSG berada di level 6.074 atau turun 20,30 poin (0,33 persen) dari posisi penutupan sebelumnya. Indeks dibuka di level 6.065 dan sempat bergerak ke posisi tertinggi di 6.079. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.533 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 6,20 miliar saham dan nilai transaksi Rp2,87 triliun.

Dua Skenario Pelemahan dari Analis Teknikal

Dua analis teknikal memberikan proyeksi yang senada: tekanan jual masih akan membayangi IHSG dalam jangka pendek. Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas, memperkirakan indeks masih berpotensi melanjutkan koreksi dengan area berikutnya di kisaran 5.899 hingga 5.999.

"Kami memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dengan area koreksi berikutnya di kisaran 5.899-5.999," ujar Herditya dalam riset hariannya. Ia memproyeksikan support hari ini berada di level 5.996 dan 5.899, sementara resistance di 6.318 dan 6.459.

Sementara itu, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas memberikan pandangan yang lebih agresif. Menurutnya, IHSG telah menutup penuh gap di area 6.092-6.148 yang disertai sinyal bearish. Jika indeks turun di bawah level 5.911, Ivan memperkirakan pelemahan bisa berlanjut menuju level 5.700.

Mengapa Level 5.967 Menjadi Kunci Rebound

Meski tekanan jual dominan, Ivan melihat masih ada peluang rebound jangka pendek. Syaratnya, IHSG harus mampu bertahan di atas level 5.967. Jika level ini gagal dipertahankan, skenario koreksi lebih dalam menuju 5.700 akan semakin terbuka.

Ivan memprediksi rentang support IHSG hari ini berada di 5.911, 5.673, dan 5.439, sementara resistance di 6.459, 6.755, dan 7.001. Perbedaan proyeksi antara kedua analis ini mencerminkan tingginya volatilitas dan ketidakpastian pasar saat ini.

Apa Arti Pelemahan Ini bagi Investor?

Bagi investor ritel, pelemahan IHSG yang disertai volume transaksi tinggi mengindikasikan aksi jual yang cukup masif sejak awal sesi. Data menunjukkan 362 saham melemah, sementara hanya 221 saham yang menguat, dan 145 saham stagnan. Ini menandakan tekanan jual terjadi di hampir seluruh sektor.

Investor disarankan mencermati level support kunci yang disebutkan analis. Jika IHSG mampu bertahan di atas 5.967, peluang technical rebound masih ada. Namun, jika break di bawah 5.911, risiko koreksi lanjutan patut diwaspadai. Investasi mengandung risiko.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top