Astra Motor Sulsel Gandeng Polres Gowa Edukasi 40 Pelajar SMAN 20, Tekan Risiko Kecelakaan Usia Muda

Penulis: Luqman Arif  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 18:11:01 WIB
Astra Motor Sulsel dan Polres Gowa mengedukasi 40 pelajar SMAN 20 Gowa tentang keselamatan berkendara.

GOWA — Kesadaran menggunakan helm berstandar SNI, jaket, dan sepatu masih menjadi titik lemah bagi pelajar pengendara motor di Sulawesi Selatan. Astra Motor Sulsel bersama Unit Kamsel Polres Gowa menyasar SMAN 20 Gowa dalam program edukasi safety riding yang berlangsung interaktif, Selasa (19/5/2026).

Mengapa Pelajar Jadi Sasaran Utama Edukasi Safety Riding?

Marketing Manager Astra Motor Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, menyebut generasi muda akan menjadi pengguna jalan aktif dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, pembentukan kebiasaan berkendara aman harus dimulai sebelum kebiasaan buruk mengakar.

“Kami ingin menanamkan budaya #Cari_Aman kepada generasi muda agar kesadaran berkendara aman bisa tumbuh menjadi kebiasaan positif di masyarakat,” kata Antofany dalam keterangan yang diterima redaksi.

Instruktur Ungkap Faktor Manusia Dominasi Kecelakaan

Dalam sesi materi, instruktur safety riding Astra Motor Sulsel, Wanny, memaparkan bahwa faktor manusia menyumbang persentase terbesar penyebab kecelakaan. Kurang fokus, mengantuk, serta penggunaan telepon genggam saat berkendara menjadi pemicu utama yang sering diabaikan pelajar.

“Sebagian besar kecelakaan justru dipicu faktor manusia, seperti kurang konsentrasi, mengantuk, atau mengabaikan perlengkapan keselamatan. Karena itu, penting membangun kesadaran berkendara aman sejak usia pelajar,” ujar Wanny di hadapan peserta.

Ia juga menekankan bahwa kemampuan mengendarai motor saja tidak cukup tanpa diiringi tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Perlengkapan Dasar yang Wajib Dipakai Setiap Naik Motor

Para siswa diajak memahami fungsi perlengkapan keselamatan sebagai lapisan proteksi pertama saat terjadi insiden di jalan. Wanny merinci perlengkapan minimal yang harus dikenakan: helm berstandar SNI, jaket, celana panjang, dan sepatu.

“Perlengkapan keselamatan memiliki peran penting dalam meminimalkan risiko cedera ketika terjadi kecelakaan,” tambahnya.

Antusiasme Siswa: Dari Materi ke Diskusi Kondisi Jalan Raya

Kegiatan berlangsung dua arah. Setelah menerima materi, para peserta aktif bertanya mengenai situasi yang kerap mereka hadapi saat berkendara di jalan raya Gowa dan sekitarnya. Diskusi ini menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan bertanya dan berpikir kritis sebelum mengambil risiko di jalan.

Astra Motor Sulsel menjadikan edukasi safety riding sebagai program berkelanjutan. Harapannya, angka kecelakaan di kalangan usia muda di Sulawesi Selatan bisa ditekan secara signifikan melalui pendekatan pembiasaan sejak bangku sekolah.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: rakyatku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top