Antisipasi Lonjakan Ramadan 2026: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Guyur 472 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulselbar

Penulis: Redaksi  •  Senin, 16 Februari 2026 | 18:58:02 WIB
Pertamina Patra Niaga Sulawesi salurkan 472 ribu tabung LPG 3 Kg antisipasi Ramadan 2026 di Sulselbar.

MAKASSAR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan langkah proaktif guna menjamin stabilitas energi rumah tangga menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026. Fokus penguatan distribusi diarahkan pada wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar) untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi saat sahur dan berbuka puasa.

Selain persiapan Ramadan, Pertamina juga memastikan operasional tetap berjalan normal selama libur Tahun Baru Imlek guna menjaga ketahanan stok di tingkat pangkalan.

Untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, Pertamina menerapkan skema extra dropping (penambahan suplai) yang disalurkan mulai 14 hingga akhir Februari 2026.

Kategori PenyaluranJumlah TabungKeterangan
Operasional Libur Imlek (17 Feb)285.000 TabungTetap menyalurkan meski hari libur.
Extra Dropping Strategis187.760 TabungTambahan 49,3% dari rerata normal harian.
Total Penambahan Suplai472.760 TabungTersebar di seluruh kabupaten/kota Sulselbar.

Sales Area Manager Retail Sulselbar, Rainier Axel Siegfried, menegaskan bahwa penguatan suplai dibarengi dengan pengawasan ketat untuk mencegah penyelewengan. Tim lapangan melakukan monitoring harian untuk memastikan distribusi berjalan sesuai rencana dan harga tetap stabil.

“Tambahan alokasi telah kami siapkan dan pengawasan distribusi diperketat hingga ke tingkat pangkalan. Kami melakukan monitoring rutin agar penyaluran berlangsung lancar dan masyarakat memperoleh LPG 3 Kg sesuai kebutuhan,” ujar Rainier, Senin (16/2/2026).

Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menekankan pentingnya sinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan aparat penegak hukum. Pengawasan ini bertujuan agar LPG 3 Kg bersubsidi hanya dinikmati oleh rumah tangga kurang mampu dan usaha mikro.

Pertamina juga memberikan himbauan tegas bagi masyarakat kategori mampu serta pelaku usaha di luar delapan sektor yang ditentukan untuk beralih menggunakan Bright Gas (Non-Subsidi). Hal ini krusial agar subsidi negara tepat sasaran dan tidak membebani kuota bagi yang berhak.

Layanan Pengaduan Masyarakat

Jika masyarakat menemukan kendala distribusi, kelangkaan di wilayah tertentu, atau indikasi penyimpangan harga di atas HET pangkalan, laporan dapat segera disampaikan melalui:

Pertamina Call Center: 135

Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat Sulsel dan Sulbar dalam menjalankan ibadah Ramadan tanpa perlu khawatir akan ketersediaan gas di dapur.

Reporter: Redaksi
Back to top