MAKASSAR — Surat edaran bernomor SE-001/DPD/GOLKAR/SS/X/2026 itu dikeluarkan di Makassar pada 23 Oktober 2026, dua hari sebelum acara berlangsung. Isinya mengoreksi waktu pelantikan yang sebelumnya tercantum dalam undangan resmi.
DPD Partai Golkar Sulsel menyebut perubahan jam berlaku untuk seluruh rangkaian agenda pelantikan pengurus yang dirangkaikan dengan Pesta Rakyat. Seluruh pihak yang menerima undangan diminta memperhatikan jadwal terbaru.
Yang berubah hanya jam pelaksanaan. Pelantikan semula dijadwalkan pukul 14.30 WITA, kini dimajukan dua jam menjadi 12.30 WITA.
Tanggal tetap Minggu, 25 Oktober 2026. Format acara juga tidak berubah, yakni pelantikan pengurus digabung dengan Pesta Rakyat dalam satu rangkaian.
Surat edaran ditandatangani dua pejabat teratas partai di provinsi itu: Ketua DPD Partai Golkar Sulsel Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, MM, dan Sekretaris Rahman Pina, S.IP., M.Si.
Surat edaran tidak memerinci alasan di balik percepatan waktu pelantikan. Dokumen itu hanya menyatakan perubahan jadwal berlaku untuk agenda pelantikan pengurus yang dirangkaikan dengan Pesta Rakyat.
Kepada seluruh penerima undangan, DPD Golkar Sulsel meminta penyesuaian agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai agenda terbaru. Imbauan itu disampaikan lewat surat edaran yang sama.
Perubahan ini menyasar seluruh pihak yang telah menerima undangan pelantikan, mulai dari pengurus daerah hingga tamu undangan yang dijadwalkan hadir.
Bagi peserta dari luar Kota Makassar, majunya waktu dua jam memangkas ruang persiapan di hari acara. Kedatangan lebih awal menjadi konsekuensi langsung dari jadwal baru.
Pelantikan pengurus DPD Golkar Sulsel periode 2025–2030 tetap menjadi agenda utama, dengan Pesta Rakyat sebagai rangkaian pendampingnya.
DPD Partai Golkar Sulsel meminta seluruh penerima undangan memastikan kehadiran mengikuti jam baru agar rangkaian acara tidak terganggu.