Pencarian

Pelindo Group dan Pemprov Sulsel Sepakati Penguatan Logistik Maritim, PJM Jaga Kelancaran Arus Barang di Indonesia Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 14:01:32 WIB
Pelindo Group dan Pemprov Sulsel Sepakati Penguatan Logistik Maritim, PJM Jaga Kelancaran Arus Barang di Indonesia Timur
Rombongan manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar mengikuti audiensi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

MAKASSAR — Audensi berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dengan agenda tunggal: menyelaraskan kerja Pelindo Group dan Pemprov Sulsel di sektor kepelabuhanan. Executive Director 4 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4, Akhirman, memimpin langsung rombongan manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.

PJM hadir sebagai anak usaha Pelindo yang menggarap jasa kemaritiman. Perannya mencakup pemanduan dan penundaan kapal, penyediaan peralatan, serta layanan maritim lain yang menopang operasional pelabuhan sehari-hari.

Posisi Sulsel sebagai Hub Logistik Indonesia Timur

Sulawesi Selatan selama ini menjadi salah satu simpul perdagangan dan distribusi logistik utama di kawasan Indonesia Timur. Keandalan layanan pelabuhan dan kelancaran arus barang di wilayah itu menentukan denyut aktivitas ekonomi regional.

Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah dipandang sebagai kunci agar layanan kepelabuhanan berjalan optimal bagi pengguna jasa. Gubernur Andi Sudirman menilai sinergi tersebut menyentuh tiga hal sekaligus: konektivitas, efisiensi logistik, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan Pelindo sangat penting untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang berkelanjutan," ujar Andi Sudirman.

PJM Janji Layanan Andal dan Tata Kelola Kuat

SVP Sekretaris Perusahaan PT PJM, Amy Purwa A., menyatakan kesiapan perusahaan mendukung penuh langkah Pelindo Group memperkuat kerja sama dengan Pemprov Sulsel. Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran operasional pelabuhan.

"PJM berkomitmen memberikan layanan jasa kemaritiman yang andal, aman, dan efisien. Koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran operasional pelabuhan," terang Amy.

Peningkatan mutu layanan di lapangan, lanjut Amy, harus dibarengi penerapan tata kelola perusahaan yang baik, pengawasan internal yang efektif, dan pengelolaan risiko yang terukur. Kombinasi itu dinilai perlu agar setiap layanan memberi nilai tambah nyata bagi pengguna jasa.

"Melalui tata kelola yang kuat dan risiko yang terkelola dengan baik, kami ingin memastikan setiap layanan PJM berjalan optimal serta memberikan nilai tambah nyata bagi para pengguna jasa," jelasnya.

Selaras dengan Arah Transformasi Danantara

Pertemuan di Makassar juga menegaskan komitmen PJM mempererat koordinasi demi kelancaran arus logistik di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur. Langkah itu sejalan dengan arah transformasi Danantara yang mendorong peningkatan kinerja operasional, penguatan tata kelola, dan pengembangan layanan berbasis kebutuhan pelanggan.

Bagi pengguna jasa pelabuhan di Sulsel, hasil audiensi ini menjadi sinyal bahwa koordinasi antara operator kepelabuhanan dan pemerintah daerah akan makin rapat. Dampak konkretnya baru terasa bila layanan pemanduan, penundaan kapal, dan distribusi barang berjalan lebih cepat di lapangan.

Follow wartamakassar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.terkini.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks