MAKASSAR — Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV merilis prakiraan cuaca Sulawesi Selatan yang berlaku sepanjang Sabtu, 3 Oktober 2026. Informasi tersebut dikeluarkan pukul 06.30 WITA dan mencakup peringatan dini untuk belasan kabupaten dan kota.
Angin diprakirakan bertiup dari arah utara hingga tenggara dengan kecepatan 10 sampai 38 kilometer per jam. Rentang kecepatan itu yang memicu kewaspadaan di sejumlah daerah pesisir dan dataran tinggi.
Daftar Daerah yang Berpotensi Dilanda Angin Kencang
BMKG menempatkan 13 wilayah dalam status waspada angin kencang. Wilayah tersebut meliputi Bantaeng, Barru, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo.
Warga di daerah-daerah itu diminta berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang, reklame roboh, atau gangguan pada bangunan semipermanen. Nelayan juga perlu mencermati kondisi perairan sebelum melaut.
Udara Panas Menyengat di 18 Kabupaten dan Kota
Peringatan kedua menyangkut potensi udara panas. BMKG menyebut 18 wilayah berpotensi merasakan suhu tinggi, yakni Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Takalar, dan Wajo.
Suhu maksimum yang diprakirakan mencapai 36 derajat Celsius. Angka itu masuk kategori panas bagi ukuran wilayah Sulawesi Selatan, terutama pada siang hingga sore hari.
Prakiraan Cuaca Pagi hingga Dini Hari
Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan diprakirakan cerah berawan. Kondisi serupa berlanjut pada siang hingga sore hari.
Hujan ringan berpotensi turun di sebagian wilayah Luwu Utara pada siang hingga sore. Memasuki malam hari, cuaca kembali didominasi cerah berawan, dengan hujan ringan berpeluang terjadi di sebagian Luwu Timur.
Pada dini hari, hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan diprakirakan kembali cerah berawan. Tidak ada indikasi hujan lebat dalam prakiraan kali ini.
Imbauan bagi Warga dan Pelaku Aktivitas Luar Ruang
Masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang dan udara panas diimbau tetap waspada. Penyesuaian aktivitas, terutama yang dilakukan di luar ruang, menjadi langkah yang dianjurkan.
Bagi pekerja lapangan, pedagang pasar, dan pengendara sepeda motor, jeda istirahat serta asupan air yang cukup membantu mengurangi risiko dehidrasi. Sementara warga yang tinggal di kawasan rawan pohon tumbang sebaiknya memangkas dahan yang menutupi jalan atau atap rumah.
Informasi prakiraan ini bersifat harian dan dapat berubah mengikuti perkembangan dinamika atmosfer. Pembaruan resmi bisa dipantau melalui kanal BMKG Wilayah IV Makassar.