MAKASSAR — Langkah strategis diambil Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) dengan meresmikan kantor wilayah pertama untuk kawasan timur Indonesia di Makassar. Sekretariat yang berlokasi di Ruko Pettarani Center, Jalan AP Pettarani, ini secara khusus didirikan untuk mendekatkan layanan bagi para anggota yang bertugas dalam penanganan perkara PKPU dan kepailitan di Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Peresmian kantor ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal AKPI Resha Agriansyah bersama Koordinator Wilayah Timur Sulaiman Syamsuddin serta sejumlah pengurus DPP AKPI lainnya.
Bukan Sekadar Kantor, Melainkan Pusat Operasional Sidang
Resha Agriansyah menegaskan bahwa keberadaan sekretariat ini bukan sekadar administrasi. Kehadirannya menjadi titik temu bagi para kurator yang selama ini harus bolak-balik mengurus berkas perkara yang sidangnya dipusatkan di Pengadilan Niaga Makassar.
"Kami membentuk sekretariat di 5 wilayah, yakni Makassar, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan, khusus di wilayah Makassar, anggota AKPI yang akan bersidang di Pengadilan Niaga Makassar dapat terbantukan dengan keberadaan sekretariat di Makassar," ujar Resha dalam keterangannya, baru-baru ini.
Kebutuhan Mendesak: Cetak Kurator Baru di Kawasan Timur
Dari total sekitar 1.800 anggota AKPI di seluruh Indonesia, baru sekitar 100 kurator yang tersebar di wilayah timur. Jumlah ini dinilai masih jauh dari ideal mengingat luasnya cakupan wilayah dan potensi perkara yang ada.
Sulaiman Syamsuddin menyambut baik peresmian ini. Ia berharap keberadaan sekretariat tetap menjadi pemicu digelarnya pendidikan calon kurator di Makassar. Selama ini, calon kurator dari kawasan timur harus menempuh pendidikan jauh ke Jakarta atau Surabaya.
"Kami memohon juga agar pendidikan calon kurator sudah dapat digelar di Makassar, dengan keberadaan sekretariat wilayah timur di Makassar, selama ini pendidikannya hanya digelar di Jakarta dan Surabaya," ucap Sulaiman.
Ruang Kolaborasi dan Kegiatan Sosial
Selain menjadi pusat koordinasi persidangan, sekretariat ini dirancang sebagai ruang komunitas. Para anggota AKPI diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk berdiskusi, menggelar kegiatan keilmuan, hingga aktivitas olahraga bersama seperti lari atau padel.
"Sekretariat AKPI dapat dijadikan wadah berkumpul, berdiskusi, atau kegiatan ilmiah untuk para anggota, jika mereka butuh bisa datang ke sekretariat atau menghubungi korwilnya," tambah Resha.
Bertepatan dengan peresmian, AKPI juga menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan PMI Sulawesi Selatan. Kegiatan yang diikuti sekitar 30 pendonor ini dilakukan untuk membantu menambah stok darah di wilayah Makassar.