SULAWESI SELATAN — Hyundai Motor America resmi mengumumkan program recall untuk 47.749 unit Kona dan Kona Electric. Berdasarkan dokumen yang dilaporkan ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), masalah terletak pada sabuk pengaman di kursi tengah baris kedua yang bisa tidak berfungsi optimal saat terjadi tabrakan.
Recall ini mencakup 47.733 unit Kona model tahun 2026 dan 16 unit Kona Electric model tahun 2025. Artinya, populasi kendaraan yang terdampak hampir seluruhnya adalah Kona bermesin bensin, sementara versi listrik hanya sebagian kecil.
Akar Masalah: Die Stamping yang Tidak Dirawat
Menurut dokumen yang diajukan Hyundai ke NHTSA, cacat berasal dari proses produksi di tingkat pemasok. Sebuah stamping die yang digunakan untuk membuat buckle sabuk pengalaman tidak dirawat dengan benar. Kurangnya inspeksi menyebabkan keausan dan penyimpangan dari standar produksi normal.
Hyundai menyatakan bahwa perbaikan standar inspeksi perawatan die sudah diterapkan sejak Januari 2026 untuk mencegah masalah serupa terulang. Namun, kendaraan yang sudah terlanjur diproduksi dengan komponen bermasalah tetap harus diperbaiki.
Gejala dan Imbauan untuk Pemilik
Tidak ada peringatan dini yang bisa dirasakan pengemudi sebelum sabuk pengaman benar-benar gagal. Oleh karena itu, Hyundai mengimbau pemilik untuk tidak menggunakan kursi tengah belakang sampai perbaikan selesai dilakukan. Risiko terbesar adalah penumpang di posisi tersebut tidak tertahan dengan baik saat tabrakan, meningkatkan potensi cedera.
Jadwal Perbaikan dan Cara Cek Unit
Hyundai akan mengirimkan pemberitahuan resmi kepada pemilik dan dealer paling lambat 11 September 2026. Pemilik diminta membawa kendaraan ke dealer resmi terdekat untuk mendapatkan perbaikan gratis. Teknisi dealer akan mengganti buckle sabuk pengaman yang berpotensi cacat dengan komponen versi terbaru.
Bagi pemilik yang khawatir kendaraannya masuk dalam daftar recall, pengecekan bisa dilakukan secara mandiri melalui situs resmi NHTSA dengan memasukkan nomor identifikasi kendaraan (VIN).