Panjat Tebing hingga Voli Pantai Absen dari SEA Games 2027, Indonesia Berpotensi Kehilangan Medali

Penulis: Mustofa Kamal  •  Rabu, 04 November 2026 | 16:37:31 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia bersiap menampilkan kemampuan terbaiknya dalam sebuah kompetisi.

SULAWESI SELATAN — Indonesia berpotensi kehilangan sejumlah peluang medali di SEA Games 2027 setelah panjat tebing, dayung, dan voli pantai tidak masuk daftar cabang olahraga yang dipertandingkan. Keputusan Komite Eksekutif SEAGF pada 30 Oktober 2026 memangkas 100 nomor pertandingan dibanding edisi Thailand 2025.

Daftar final cabang olahraga dan nomor pertandingan SEA Games 2027 yang disetujui Komite Eksekutif Southeast Asian Games Federation (SEAGF) mencoret sejumlah cabor yang selama ini menjadi lumbung medali Indonesia. Malaysia sebagai tuan rumah akan menggelar 473 nomor dari 43 cabang olahraga, turun signifikan dari sekitar 573 nomor di 50 cabang pada SEA Games Thailand 2025.

Selisih 100 nomor pertandingan itu membuat beberapa nomor andalan Merah Putih tak lagi tersedia. Selain panjat tebing, dayung, dan voli pantai, cabor gulat, catur, jujitsu, kickboxing, bola tangan, dan triathlon juga dipastikan absen.

Nomor Beregu Bulu Tangkis Ikut Hilang dari Program

Pemangkasan tidak berhenti di cabor perorangan. Nomor beregu putra dan putri bulu tangkis juga tidak tercantum dalam program pertandingan SEA Games 2027, menghapus dua peluang emas yang rutin diraih Indonesia di pesta olahraga Asia Tenggara.

Panjat tebing menjadi sorotan tersendiri. Cabor yang kerap menyumbang emas bagi kontingen Indonesia dalam beberapa edisi terakhir itu kini harus menunggu kesempatan lain untuk tampil di level regional.

KOI Hormati Keputusan SEAGF, tetapi Minta Kesempatan Berimbang

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menyatakan menghormati keputusan SEAGF terkait program SEA Games 2027. Meski begitu, KOI berharap penyusunan daftar pertandingan tidak hanya mempertimbangkan kepentingan tuan rumah.

Organisasi tersebut menekankan pentingnya kesempatan yang seimbang bagi seluruh negara peserta. Harapan itu disampaikan KOI sebagai respons atas pengurangan jumlah nomor yang dinilai berdampak langsung pada negara dengan kekuatan di cabor-cabor tertentu.

Dampak bagi Target Medali Indonesia

Pengurangan 100 nomor pertandingan memaksa Indonesia menata ulang peta kekuatan. Cabor-cabor yang selama ini diandalkan untuk mendulang emas harus mencari jalur kualifikasi lain atau mengalihkan fokus ke nomor yang masih dipertandingkan.

Malaysia selaku tuan rumah memegang kendali besar atas komposisi program. Tradisi SEA Games memang memberi ruang bagi negara penyelenggara untuk mengusulkan cabor, sehingga daftar final kerap mencerminkan kepentingan tuan rumah.

SEA Games 2027 dan Peta Kekuatan Baru Asia Tenggara

Dengan 43 cabang olahraga, SEA Games 2027 akan menjadi edisi yang lebih ramping dibanding Thailand 2025. Perubahan ini berpotensi menggeser peta perolehan medali antarnegara peserta.

Bagi Indonesia, absennya sejumlah cabor andalan menjadi sinyal untuk memperkuat pembinaan di nomor-nomor yang masih tersedia. Kontingen Merah Putih masih memiliki waktu menyusun strategi sebelum pesta olahraga Asia Tenggara di Malaysia bergulir.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: sports.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top