Mensos Saifullah Yusuf Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar, Targetkan 50 Persen Warga Terdata Akhir 2026

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 06:33:01 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meluncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar.

MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dalam peluncuran program strategis Kementerian Sosial tersebut. Sebanyak Ketua RT dan RW se-Kota Makassar didapuk sebagai Agen Perlinsos melalui deklarasi komitmen yang dipimpin langsung oleh Mensos yang akrab disapa Gus Ipul itu.

Gus Ipul menyebut program ini digulirkan untuk menindaklanjuti arahan strategis Presiden RI terkait pembenahan dan konsolidasi data penerima manfaat bantuan sosial.

“Semuanya ini dilakukan secara bertahap, kita telah uji coba di Kabupaten Banyuwangi, lalu dikembangkan di 42 kabupaten/kota termasuk Makassar, dan nantinya akan diberlakukan seluruh Indonesia,” katanya.

Digitalisasi Bansos Terintegrasi Enam Basis Data Nasional

Melalui Gerakan Peduli Tetangga, pemerintah menghadirkan digitalisasi bansos yang mengintegrasikan berbagai basis data nasional. Data yang disatukan mencakup Dukcapil, P3KE, DTKS, data Kemenkes, hingga data kepemilikan aset dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sistem berbasis agen ini memungkinkan masyarakat melakukan pendaftaran ulang maupun mengusulkan diri sendiri dan orang lain secara mandiri. Gus Ipul mencontohkan gerakan agen dimulai dari tetangga terdekat.

“Sehingga dengan begitu, setiap masyarakat bisa melakukan registrasi ulang penerima bansos. Atau yang kedua, mengusulkan diri sendiri atau orang lain untuk bisa mendapatkan perlindungan sosial atau program-program bansos,” katanya.

Penyaluran Bansos Berbasis Data Terintegrasi Ditargetkan Penuh pada 2027

Kemensos membidik setidaknya 50 persen masyarakat Indonesia sudah terdaftar dalam sistem baru tersebut hingga Desember 2026. Penyaluran bansos berbasis data terintegrasi ditargetkan mulai berlaku penuh secara nasional pada 2027.

“Kalau semuanya lancar, pada tahun 2027 ini akan dimulai penyaluran bansos berdasarkan data yang terhubung data digitalisasi bansos ini,” ungkapnya.

Gus Ipul mengapresiasi kontribusi Kota Makassar yang menjadi pendorong utama dari 6 persen capaian pendaftaran di wilayah Sulawesi Selatan saat ini.

Makassar Jadi Pilot Project, Capaian Agen Perlinsos Sentuh 31 Persen

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemensos memilih Kota Makassar sebagai salah satu lokasi proyek percontohan program nasional tersebut.

“Makassar dipilih menjadi salah satu pilot project bersamaan dengan beberapa kota yang lainnya untuk menjalankan program Perlinsos yang ada di Indonesia ini,” katanya.

Munafri menyebut kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan Pemerintah Kota Makassar. Tujuannya agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

“Kita berharap dengan kolaborasi ini bisa memastikan bahwa perlindungan sosial atau bantuan-bantuan yang datang dari pemerintah itu benar-benar bisa sampai tepat sasaran ke masyarakat yang membutuhkannya,” ujarnya.

Wali kota yang akrab disapa Appi ini menyoroti peran RT dan RW sebagai bagian pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Keterlibatan mereka dinilai dapat memastikan warga kurang mampu yang belum terdaftar atau kesulitan akses bantuan sosial segera terdata dengan valid.

“Hingga saat ini, capaian pembentukan Agen Perlinsos di Makassar telah menyentuh angka 31 persen. Jumlah ini meningkat drastis hingga 12 persen dibandingkan kondisi tiga bulan sebelumnya,” tambahnya.

Pemkot Makassar menargetkan partisipasi masyarakat menembus 50 persen pada akhir 2026. Untuk mempercepat capaian itu, Munafri membuka ruang bagi kelompok masyarakat lain di luar pengurus RT/RW untuk bergabung sebagai Agen Perlinsos.

Acara tersebut dihadiri Anggota DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Andi Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, dan Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: rakyatku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top