PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menggelar Salat Istisqa di Makassar, Kamis kemarin, sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang. Kegiatan spiritual ini melengkapi langkah teknis PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah kerja Sulselrabar.
MAKASSAR — Salat Istisqa digelar karyawan dan karyawati PLN UID Sulselrabar bersama jajaran PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP SUL) dan Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Makassar. General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah menyebut ibadah ini sebagai bagian dari ikhtiar menyeluruh, bukan sekadar upaya teknis semata.
Edyansyah menegaskan bahwa hujan berperan besar menjaga keseimbangan alam dan mendukung aktivitas masyarakat. Momentum Salat Istisqa diharapkan memperkuat kepedulian seluruh insan PLN menghadapi kondisi cuaca yang menekan sistem kelistrikan.
"Ikhtiar kita tidak hanya dilakukan melalui langkah-langkah teknis, tetapi juga melalui doa dan munajat. Hari ini kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan, sehingga memberikan kebaikan bagi masyarakat, lingkungan, dan sistem kelistrikan kita," ujar Edyansyah.
Ia juga meminta dukungan dan doa masyarakat agar upaya PLN berjalan lancar. "Kami juga memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar berbagai upaya yang sedang dilakukan PLN dapat berjalan dengan lancar dan kondisi kelistrikan dapat segera kembali optimal," tambahnya.
Salat Istisqa dipimpin Dr Muh Basran Yusuf selaku imam sekaligus khatib. Ia menyampaikan bahwa ibadah ini wujud penghambaan seorang hamba yang menyadari keterbatasan manusia dan sepenuhnya berharap pertolongan Allah SWT.
"Shalat Istisqa ini adalah wujud penghambaan kita untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT. Setiap hari kita membaca Surah Al-Fatihah dan memohon, 'Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in'—hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan," ujarnya.
Basran mengajak jamaah tidak berhenti pada permohonan hujan semata. Ia meminta agar hati setiap hamba juga dihujani keimanan, ketakwaan, dan keberkahan.
Doa dan munajat dipanjatkan agar Allah SWT melepaskan apa yang tertahan di langit dan menurunkan hujan yang membawa rahmat di seluruh wilayah kerja PLN UID Sulselrabar. Termasuk wilayah-wilayah pembangkit yang membutuhkan air, agar hujan memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat, lingkungan, dan keberlangsungan sistem kelistrikan.
Edyansyah menegaskan PLN tetap menjalankan berbagai langkah teknis secara maksimal untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. Seluruh insan PLN diajak tidak berhenti berdoa dan memohon pertolongan Allah SWT, berharap turunnya hujan tidak hanya menjadi rahmat bagi alam dan kehidupan masyarakat, tetapi juga membawa keberkahan bagi seluruh wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.