SULAWESI SELATAN — Bagi yang percaya, weton sering dijadikan acuan untuk menentukan langkah. Kali ini, giliran Selasa Pon yang jatuh pada 26 Mulud 1960 tahun Be, dalam Wuku Manahil, yang akan diulas.
Kalender Jawa mencatat hari ini tidak baik digunakan untuk bepergian jauh, terutama untuk urusan penting. Pantangan ini muncul karena weton Selasa Pon berada di bawah naungan Wuku Manahil.
Selama tujuh hari ke depan, primbon menyarankan untuk menghindari perjalanan ke arah Tenggara. Konon, ada bahaya yang mengintai di arah tersebut, termasuk risiko terkena senjata.
Pemilik weton Selasa Pon dikenal punya pembawaan ramah dan tutur kata manis. Sifat ini membuat mereka disegani dan dihormati di lingkungan pergaulannya.
Sayangnya, ada sisi lain yang perlu diwaspadai. Mereka disebut gemar kemewahan, punya hati yang keras, dan gampang cemburu, baik dalam urusan percintaan maupun pertemanan.
Dalam perhitungan primbon, Selasa Pon memiliki Pangarasan Aras Pepet. Ini menggambarkan kehidupan yang kerap diwarnai keprihatinan dan berbagai keterbatasan, di mana keinginan tak selalu mudah tercapai.
Namun, ada pula Pancasuda Satriya Wibawa yang melekat. Artinya, pemilik weton ini dipercaya punya kemuliaan dan keluhuran budi, sehingga dihormati orang-orang di sekitarnya.
Soal pekerjaan, sifatnya bisa berubah-ubah. Kadang rajin dan bersemangat, di waktu lain bisa tiba-tiba malas.
Meski begitu, weton ini dinilai cocok untuk profesi yang membutuhkan komunikasi dan keteguhan, seperti bidang hukum atau konsultan bisnis. Ketelitian dan kemampuan bicaranya jadi modal utama.
Untuk urusan asmara, neptu Selasa Pon adalah 10. Pasangan yang dianggap ideal adalah mereka yang memiliki neptu 9 atau 14, seperti Minggu Wage, Senin Legi, atau Rabu Pon.
Itulah ramalan weton Selasa Pon. Ingat, semua ini sekadar bumbu hiburan dan bukan patokan mutlak. Tetap percaya pada usaha dan keputusanmu sendiri, ya.