MAKASSAR — Pemulihan Pasar Pa'baeng-baeng tidak bisa disamakan dengan penanganan kebakaran pada kawasan pemukiman. Appi menegaskan pasar merupakan pusat aktivitas ekonomi warga sehingga perbaikan infrastruktur menjadi langkah darurat yang harus segera dieksekusi agar roda usaha kembali berputar.
"Sama halnya dengan yang di pasar, ini sangat berbeda karena ini tempat jualan bukan tempat tinggal. Yang harus kita perbaiki secepatnya adalah infrastruktur los-los yang ada seperti atap yang kena api dan sebagainya," kata Munafri seusai peninjauan.
Appi menyebut proses rehabilitasi akan langsung dijalankan tanpa menunggu waktu lama. Pihaknya menargetkan los-los yang rusak akibat amukan api dapat difungsikan kembali paling lambat tiga pekan ke depan.
"Ini perlu supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali bisa jualan. Saya tadi sudah melihat kira-kira 2-3 minggu proses ini kita akan jalankan untuk memastikan los-los tempat jualan ini bisa dipergunakan kembali untuk para pedagang melakukan kegiatan usahanya," ujarnya.
Di luar persoalan tempat berjualan, Appi turut merespons keluhan pedagang soal kebutuhan modal untuk memulai kembali usaha mereka pascakebakaran. Ia meminta jajaran kelurahan dan kecamatan bergerak cepat melakukan pendataan terhadap seluruh pedagang terdampak.
Data hasil inventarisasi itu nantinya menjadi dasar bagi pemerintah kota untuk memfasilitasi akses pembiayaan melalui perbankan, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Kita akan mempertemukan melalui Pak Lurah, Pak Camat, yang ada di sini untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan. Melalui bank-bank yang sistem penyaluran KUR dan sebagainya," jelasnya.
Insiden kebakaran ini sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Makassar untuk memperkuat sistem pencegahan di seluruh pasar yang dikelola daerah. Appi meminta PD Pasar segera mengecek kelengkapan dan fungsi alat pemadam api ringan (APAR) serta hidran di setiap lokasi.
"Mulai dari sekarang dicek seluruh pasar-pasar yang ada untuk keaktifan alat-alat untuk bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi hal-hal yang seperti ini," tegasnya.
Instalasi listrik menjadi sorotan berikutnya. Orang nomor satu di Makassar itu memperingatkan pedagang dan pengelola agar tidak melakukan penyambungan listrik sembarangan yang selama ini kerap menjadi pemicu korsleting.
"Listriknya jangan asal colok, jangan disambung-sambung sembarangan. Pastikan instalasi listriknya aman supaya tidak mudah mengakibatkan korsleting," pungkasnya. Pasar Pa'baeng-baeng selama ini dikenal sebagai salah satu sentra ekonomi utama bagi warga Tamalate dan sekitarnya, sehingga percepatan pemulihan dinilai krusial untuk menekan dampak sosial bagi pedagang kecil.