PDAM Tirta Je'neberang Gowa Jamin Pasokan Air untuk 63 Ribu Pelanggan Selama Kemarau, Ini 3 IPA Andalannya

Penulis: Luqman Arif  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 16:17:31 WIB
Tiga instalasi pengolahan air milik PDAM Tirta Je'neberang Gowa menyuplai air baku dari Bendungan Bili-bili untuk melayani 63 ribu pelanggan.

GOWA — Kapasitas produksi air baku yang dimiliki PDAM Tirta Je'neberang menjadi modal utama menghadapi musim kemarau. IPA Pandang-pandang menyumbang produksi terbesar dengan kapasitas 200 liter per detik, disusul IPA Borongloe di Kecamatan Bontomarannu yang menghasilkan 160 liter per detik, dan IPA Tompobalang dengan 60 liter per detik.

Ketiga instalasi tersebut mengambil sumber air baku dari Bendungan Bili-bili. Selain mengandalkan bendungan, petugas juga memanfaatkan air permukaan Sungai Je'neberang melalui sistem pompanisasi untuk menjaga kontinuitas distribusi.

20 Ribu Sambungan Rumah di Somba Opu Jadi Prioritas

Kecamatan Somba Opu menjadi wilayah dengan kepadatan pelanggan tertinggi, mencapai sekitar 20 ribu sambungan rumah. Angka ini merupakan bagian terbesar dari total pelanggan aktif PDAM yang melampaui 63 ribu sambungan di seluruh Kabupaten Gowa.

Wilayah dataran rendah yang mencakup Somba Opu, Pallangga, Bontonompo, Bontomarannu, hingga Pattalassang dipastikan relatif aman dari krisis air. Irianto menegaskan komitmen pihaknya menjaga kelancaran distribusi meskipun cuaca panas ekstrem melanda kawasan tersebut.

Kritis di Tiga Kecamatan Dataran Tinggi

Situasi berbeda terjadi di wilayah dataran tinggi. Irianto mengakui kondisi air baku di Kecamatan Tinggimoncong, Tompobulu, dan Manuju tergolong kritis. Wilayah berbukit tersebut melayani lebih dari 2.000 sambungan rumah yang kini menghadapi tantangan pasokan.

Manajemen PDAM tidak tinggal diam. Tim teknis dikerahkan untuk menjaga kelancaran suplai air ke rumah warga di kawasan tersebut. Upaya jangka panjang juga dilakukan dengan menggandeng instansi terkait untuk menjalankan program penghijauan di daerah hulu, langkah strategis melindungi cadangan air baku.

Empat Mobil Tangki Disiagakan Gratis

Antisipasi krisis air dilakukan dengan menyiagakan empat unit mobil tangki. Armada ini siap mendistribusikan air bersih secara gratis kapan saja masyarakat membutuhkan, terutama untuk merespons keluhan warga di wilayah yang mengalami gangguan pasokan.

"Langkah antisipasi ini kami siapkan jauh-jauh hari. Masyarakat yang membutuhkan bisa menghubungi PDAM dan kami akan langsung menyalurkan air secara gratis," kata Irianto.

IPA Samaya Segera Beroperasi, Perkuat Layanan Dua Kecamatan

PDAM Tirta Je'neberang berencana meresmikan IPA Samaya yang memiliki kapasitas produksi 20 liter per detik. Kehadiran instalasi baru ini akan memperkuat jangkauan layanan air bersih, khususnya bagi pelanggan di Kecamatan Pattalassang dan Bontomarannu.

Dengan tambahan kapasitas tersebut, total produksi air PDAM Gowa akan meningkat menjadi 440 liter per detik. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko kekeringan di wilayah-wilayah yang selama ini menjadi titik rawan saat musim kemarau.

PDAM mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan melaporkan segera jika menemukan kebocoran pipa atau gangguan distribusi di lingkungan masing-masing.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: berita-sulsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top