Siswa SMP Bosowa School Makassar Dibekali Administrasi Kesekretariatan dalam LDKS, Guru: Fondasi Organisasi Profesional

Penulis: Mustofa Kamal  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 12:18:01 WIB
Siswa SMP Bosowa School Makassar mengikuti materi administrasi kesekretariatan dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Makassar, Jumat (28/8/2026).

MAKASSAR — Kemampuan mengelola administrasi bukan sekadar urusan mencatat atau menyimpan dokumen, melainkan fondasi utama bagi profesionalitas sebuah organisasi. Pembekalan ini menjadi salah satu materi inti dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMP Bosowa School Makassar yang mengusung tema “The Start To Great Leadership”, Jumat (28/8/2026).

Para peserta diajak memahami bahwa seorang pemimpin harus mampu memastikan setiap informasi terdokumentasi dengan baik dan tersampaikan kepada seluruh anggota organisasi.

Praktisi dan Pendidik Kolaborasi Sampaikan Materi

Sesi kesekretariatan ini menghadirkan dua pemateri dengan latar belakang berbeda yang saling melengkapi. Mereka adalah Davina Naura Athaya, Demisioner Sekretaris OSIS SMP Bosowa School Makassar Masa Kerja 2024, serta Suci Lestari, S.S., M.Hum., Gr., Guru Bahasa Indonesia sekaligus PIC Literasi di sekolah yang sama.

Suci tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga aktif sebagai pengurus MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Makassar periode 2024–2026 dan memiliki pengalaman sebagai penulis serta editor. Sementara itu, Davina memberikan perspektif praktis dari pengalamannya menjalankan tugas sekretaris di organisasi siswa.

Ketelitian dan Tanggung Jawab Kunci Profesionalitas Organisasi

Menurut Suci, kesekretariatan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Ia menegaskan bahwa ketelitian, tanggung jawab, dan kemampuan berkomunikasi adalah kunci untuk memastikan setiap informasi dapat tersampaikan dengan baik.

“Ketelitian, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, dan bagaimana kita memastikan setiap informasi dalam organisasi dapat tersampaikan dan terdokumentasi dengan baik menjadi fondasi sebuah organisasi yang tertib dan profesional,” ujar Suci.

Membuat Surat Hingga Mengatur Dokumen, Ini Tugas Nyata Sekretaris

Davina membagikan pengalaman langsungnya selama menjadi Sekretaris OSIS. Ia mengungkapkan bahwa pekerjaan administrasi menuntut perhatian pada detail dan manajemen waktu yang baik, karena setiap tugas memiliki peran penting bagi tim.

“Saat menjadi sekretaris OSIS, saya belajar bahwa setiap detail itu penting. Mulai dari membuat surat, mencatat hasil rapat, mengatur dokumen, sampai memastikan informasi tersampaikan kepada anggota,” ungkap Davina.

Mencetak Pemimpin Muda yang Sistematis dan Komunikatif

Pembekalan kesekretariatan dalam LDKS ini menjadi langkah awal bagi sekolah untuk membentuk siswa yang tidak hanya berani memimpin, tetapi juga mampu bekerja secara sistematis. Kolaborasi antara pendidik dan praktisi ini memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif bagi para peserta.

Pada akhirnya, siswa diharapkan tidak hanya terampil secara administratif, tetapi juga tumbuh menjadi komunikator yang efektif dan pemimpin yang profesional di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: suaracelebes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top