OJK Ajak 570 Pelajar Sekolah Rakyat Makassar Menabung Sejak Dini, Targetkan Literasi Keuangan Merata di Sulsel

Penulis: Luqman Arif  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:50:02 WIB
OJK bersama industri jasa keuangan dan LPS mengedukasi 570 pelajar Sekolah Rakyat di Makassar tentang pengelolaan keuangan dasar.

MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggandeng industri jasa keuangan serta LPS dalam kegiatan edukasi bertajuk Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026. Acara ini berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (27/8/2026).

Para siswa yang hadir berasal dari SRT 3 Sulsel, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 Makassar, dan SRMP 26 Makassar. Mereka diperkenalkan pada materi dasar pengelolaan keuangan, mulai dari menabung, mengatur uang saku, hingga membedakan kebutuhan dan keinginan.

Materi Literasi: dari Uang Saku hingga Produk Keuangan Resmi

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch. Muchlasin hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya pengenalan produk dan layanan keuangan resmi sejak dini agar para pelajar terhindar dari jeratan investasi ilegal.

“Mereka juga dikenalkan pada lembaga jasa keuangan formal yang berizin,” demikian penjelasan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Edukasi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat literasi sekaligus memperluas inklusi keuangan di kalangan pelajar.

Sinergi OJK, LPS, dan Bank Sulselbar di Sekolah Rakyat

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Utama Bank Sulselbar Yulis Suandi dan Deputi Kepala Perwakilan LPS III Sulampua Prayitno Amigoro. Kehadiran pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat bagi generasi muda.

Acara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Malik Faisal yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan. Pemilihan SRT 3 sebagai lokasi utama kegiatan dinilai strategis karena sekolah tersebut berada di bawah naungan pemerintah provinsi dan menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Membangun Kebiasaan Menabung Sejak Usia Dini

Melalui program ini, OJK berharap kebiasaan menabung tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi tertanam sebagai gaya hidup. Para pelajar diajak mempraktikkan langsung cara mengalokasikan uang saku harian mereka ke dalam tabungan.

Puncak HIM dan BLK 2026 ini menjadi salah satu upaya OJK dalam menjangkau daerah-daerah di Sulawesi Selatan. Dengan melibatkan sekolah-sekolah rakyat, program ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan literasi keuangan antara perkotaan dan pinggiran.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: solusimedia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top