SULAWESI SELATAN — Motorola secara resmi memublikasikan halaman dukungan berisi changelog Android 17 untuk semua region, termasuk Amerika Serikat. Ini menjadi kabar baik di tengah reputasi buruk brand dalam hal kecepatan pembaruan sistem operasi. Meski tertunda, fitur yang dihadirkan cukup substansial, terutama bagi pengguna ponsel lipat Razr dan lini Edge.
Pembaruan ini menghadirkan perubahan signifikan pada antarmuka. Pengguna kini bisa menumpuk widget di layar utama, mengaktifkan ikon bertema yang menyatu dengan wallpaper, serta menyembunyikan label pada panel pengaturan cepat (Quick Settings).
Fitur ikon bertema menjadi sorotan utama. Sebelumnya, perangkat Motorola seperti Razr 50 Ultra belum mendukung fitur yang sudah tersedia sejak Android 12 ini. Kini, pengguna dapat mengaktifkannya melalui menu Home settings dengan menekan lama area kosong di layar utama.
Sistem notifikasi juga dirombak besar-besaran. Fitur Live Updates memungkinkan aplikasi menampilkan data real-time dalam satu notifikasi berkelanjutan, menggantikan notifikasi beruntun yang membanjiri status bar. Ini berguna untuk pelacakan ojek online atau skor pertandingan.
Ada pula Notification Summaries yang memberikan ringkasan satu kalimat untuk obrolan grup yang panjang di WhatsApp atau aplikasi pesan lain. Sistem juga akan menyortir notifikasi secara otomatis menggunakan machine learning, memisahkan pesan pribadi dari notifikasi otomatis ke dalam folder senyap.
Satu peningkatan menarik adalah kontrol baru untuk kecerahan HDR. Saat menonton video HDR di YouTube atau melihat foto Ultra HDR di Google Photos, layar biasanya otomatis melompat ke kecerahan maksimum. Kini pengguna bisa membatasi atau mematikan peningkatan kecerahan ini agar lebih nyaman di mata, terutama saat digunakan di ruangan gelap.
Menu Connected Devices juga mendapat dua fitur berbagi baru: Tap to Share untuk berbagi file dengan satu orang secara fisik, dan Quick Drop untuk mengirim file ke grup teman secara bersamaan. Fitur ini memanfaatkan koneksi antar perangkat yang berdekatan.
Motorola belum memberikan timeline resmi. Berdasarkan pola sebelumnya, lini flagship seperti Razr lipat, Razr Fold, dan seri Signature (di pasar internasional) diprediksi menjadi prioritas pertama. Setelah itu, menyusul lini Moto G, Edge, dan seri lainnya.
Selain fitur baru, pembaruan ini mencakup tambalan keamanan terbaru untuk melindungi dari malware dan phishing, peningkatan performa sistem, serta perbaikan bug yang memengaruhi stabilitas perangkat. Pembaruan juga memastikan kompatibilitas dengan aplikasi terbaru yang mensyaratkan versi Android tinggi.
Bagi pengguna Motorola di Indonesia, pembaruan ini patut dinantikan meski harus bersabar. Riwayat pembaruan Motorola yang lambat membuat jadwal rilis aktual sering molor dari perkiraan. Yang jelas, ketika tiba, Android 17 akan mengubah cara perangkat Motorola menampilkan notifikasi dan berinteraksi dengan konten HDR.