Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare melayani 50 permohonan paspor warga dalam program Pelayanan Paspor Ceria (PaspoRia) yang digelar di Lapangan Merdeka, Sengkang, Minggu (23/8). Layanan jemput bola ini sengaja dihadirkan bersamaan dengan Car Free Day agar warga tidak perlu meninggalkan pekerjaan pada hari kerja.
WAJO — Antrean warga terlihat di Lapangan Merdeka, Jalan Masjid Raya Sengkang, Minggu pagi. Mereka datang bukan untuk berolahraga, melainkan mengurus paspor di tengah kegiatan Car Free Day yang digelar Pemerintah Kabupaten Wajo.
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare membuka layanan PaspoRia di ruang publik tersebut dan berhasil memproses 50 permohonan paspor dalam satu hari. Inovasi ini dirancang untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih inklusif, modern, dan fleksibel bagi masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, Ade Yanuar Ikbal, menyampaikan bahwa PaspoRia merupakan wujud komitmen instansinya untuk mendekatkan layanan ke masyarakat. "Pelayanan keimigrasian tidak hanya hadir di kantor, tetapi juga datang mendekat ke ruang aktivitas masyarakat," ujarnya.
Konsep ini dinilai lebih relevan dengan pola kehidupan warga saat ini yang padat aktivitas pada hari kerja. Dengan layanan di akhir pekan, warga tidak perlu mengajukan izin atau meninggalkan rutinitas pekerjaan hanya untuk mengurus dokumen perjalanan.
Petugas Imigrasi Parepare telah melakukan persiapan lokasi dan peralatan pelayanan sejak Sabtu, 22 Agustus 2026. Pelayanan kemudian dimulai Minggu pagi bersamaan dengan Car Free Day yang menjadi ruang interaksi masyarakat Kabupaten Wajo.
Selain memproses permohonan paspor, petugas juga melakukan sosialisasi berbagai layanan keimigrasian yang tersedia di kantor. Kehadiran di ruang publik ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kemudahan layanan kepada warga yang mungkin belum mengetahui prosedurnya.
Pelaksanaan PaspoRia mendapat pendampingan langsung dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan. Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian, Imam Santoso, bersama jajaran turut hadir memastikan kegiatan berjalan lancar.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Wajo. Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Ir. Armayani, mengunjungi lokasi pelayanan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian yang semakin dekat dengan masyarakat.
Kegiatan PaspoRia tidak hanya menyediakan layanan paspor. Acara ini juga dirangkaikan dengan pameran hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Sengkang.
Warga yang hadir pada Car Free Day dapat memperoleh pengalaman layanan publik sekaligus melihat berbagai produk hasil pembinaan warga binaan. Hal ini menambah nilai kegiatan yang semula hanya berfokus pada layanan keimigrasian menjadi ajang promosi hasil karya warga binaan.
Dengan terlaksananya PaspoRia di Kabupaten Wajo, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.