Harta Karun 2.150 Koin Perak Abad ke-12 Ditemukan di Republik Ceko, Bernilai Setara Kekayaan Bangsawan

Penulis: Mustofa Kamal  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:23:02 WIB
Seorang arkeolog menunjukkan koin perak abad ke-12 yang ditemukan di Kutnohorsk, Republik Ceko.

SULAWESI SELATAN — Sebuah temuan arkeologi langka mengguncang Wilayah Kutnohorsk, Republik Ceko, setelah seorang wanita yang sedang berjalan-jalan secara tidak sengaja menemukan pot keramik berisi lebih dari 2.150 koin perak denarii. Institut Arkeologi Akademi Ilmu Pengetahuan Ceko dan Czech Museum of Silver di Kutna Hora langsung menangani proses identifikasi dan konservasi temuan tersebut.

Menurut arkeolog Filip Velímsky, harta karun ini kemungkinan besar disembunyikan pada kuartal pertama abad ke-12, tepatnya di masa ketidakstabilan politik internal. Saat itu terjadi perselisihan sengit antara anggota dinasti Premysl yang memperebutkan takhta kepangeranan Praha.

Nilai Historis dan Konteks Politik Abad ke-12

Analisis awal mengaitkan koin-koin ini dengan tiga pemimpin Premysl yang berbeda: Raja Vratislav II serta Pangeran Bretislav II dan Borivoje II. Para ahli meyakini koin denarii tersebut kemungkinan besar dicetak di Praha, ibu kota Kerajaan Ceko saat itu.

Wilayah Kutnohorsk sendiri dikenal sebagai lokasi strategis yang kerap menjadi medan pertempuran antar pangeran yang bersaing memperebutkan takhta. Ada dugaan koleksi koin ini merupakan upah prajurit atau rampasan perang, namun tim arkeolog belum bisa memastikan teori tersebut.

Komposisi Logam dan Proses Konservasi

Koin-koin tersebut terbuat dari paduan perak yang mengandung tembaga, timbal, dan sedikit jejak logam lainnya. Meskipun pot keramik penyimpannya sebagian besar telah hancur, koin-koin itu tetap utuh dalam satu gumpalan padat. Para peneliti berharap dapat mengetahui komposisi pasti logam untuk menentukan asal muasal peraknya.

Velímsky menegaskan bahwa jumlah kekayaan tersebut sangat besar dan tak terjangkau bagi masyarakat awam pada zamannya. "Sayangnya untuk masa pergantian abad ke-11 dan ke-12, kami tidak memiliki data mengenai daya beli koin pada masa tersebut. Namun itu jumlah sangat besar, tak terbayangkan bagi masyarakat awam, dan sekaligus tak terjangkau," jelasnya.

Rencana Pameran dan Penelitian Lanjutan

Staf museum telah mendata, membersihkan, dan mengawetkan seluruh bagian koleksi sejak penemuan awal pada 2024. Harta karun ini sempat direncanakan untuk dipamerkan paling cepat musim panas 2025, namun hingga saat ini belum ada jadwal pameran khusus yang diumumkan ke publik.

Bagi para kolektor dan sejarawan, temuan ini membuka jendela baru tentang sistem ekonomi dan dinamika politik Eropa Tengah pada abad pertengahan. Belum ada laporan tindak lanjut yang dipublikasikan sejak penemuan awal, sementara tim peneliti terus melakukan analisis mendalam terhadap artefak bersejarah ini.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top