FunWalk PSMTI Sulsel di Makassar Diikuti Ratusan Warga, Wali Kota Appi: Keberagaman Kekuatan Kita

Penulis: Nurul Huda  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:29:01 WIB
Ratusan warga mengikuti FunWalk PSMTI Sulsel di Makassar, Minggu (16/8/2026).

MAKASSAR — Ribuan warga dan keluarga besar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan memadati pelataran Hotel The Rinra Makassar pada Minggu pagi (16/8/2026). Mereka hadir mengikuti FunWalk PSMTI 2026, sebuah agenda olahraga bersama yang dirangkai dengan suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini bukan sekadar jalan santai. PSMTI Sulsel sengaja merancang acara ini untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus meneguhkan semangat persatuan dalam keberagaman.

Wali Kota Apresiasi Ruang Kebersamaan Warga

Kehadiran Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi dalam kegiatan tersebut menjadi perhatian tersendiri. Orang nomor satu di Kota Daeng itu secara khusus memberikan apresiasi kepada PSMTI Sulsel yang dinilai konsisten menghadirkan kegiatan yang memberi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PSMTI Provinsi Sulawesi Selatan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Munafri.

Menurut Munafri, di balik aktivitas olahraga tersebut tersimpan nilai kebersamaan yang penting untuk terus dirawat. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum tepat untuk membangun hubungan sosial yang kuat di tengah masyarakat yang majemuk.

Keberagaman Bukan Sekat, Melainkan Kekuatan

“Saya melihat bahwa kegiatan FunWalk ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan, sekaligus menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang dimiliki oleh Kota Makassar dan Indonesia,” katanya.

Munafri menegaskan bahwa semangat ini sejalan dengan karakter historis Kota Makassar yang sejak dahulu dikenal sebagai kota terbuka. Berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan etnis telah lama hidup berdampingan di kota ini.

“Kota Makassar adalah kota yang sejak dahulu dikenal sebagai kota yang terbuka, kota yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan etnis. Perbedaan tersebut tidak boleh menjadi sekat di antara kita,” tuturnya.

Melalui kegiatan seperti FunWalk ini, diharapkan pesan persatuan itu terus menguat. PSMTI Sulsel berkomitmen untuk menjadikan momen kemerdekaan sebagai pengingat bahwa kolaborasi lintas komunitas adalah kunci kemajuan daerah.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: makassar.terkini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top