5 Perumahan Subsidi di Sulawesi Selatan 2026, Cocok untuk Milenial dan Keluarga Baru

Penulis: Oman Sudirman  •  Senin, 13 Juli 2026 | 19:16:01 WIB
Pembangunan perumahan subsidi Citra Garden City di Pattallassang, Maros, tahap pertama telah selesai dengan 200 unit rumah tipe 36/60.

Memiliki rumah sendiri di kota besar seperti Makassar, Maros, atau Gowa kini bukan lagi mimpi di siang bolong. Pemerintah melalui program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) terus mendorong pengembang untuk menyediakan unit tapak dengan harga di bawah Rp200 juta. Namun, tidak semua proyek perumahan subsidi layak diincar. Butuh ketelitian membaca spesifikasi, lokasi, dan rekam jejak pengembang.

Berdasarkan data pengembang yang aktif di Sulawesi Selatan hingga kuartal pertama 2026, berikut lima perumahan subsidi yang patut masuk daftar incaran. Fokus utama kami adalah aspek aksesibilitas, legalitas, dan progres pembangunan.

1. Citra Garden City, Maros

Perumahan ini berada di kawasan Pattallassang, Kabupaten Maros. Lokasinya sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Makassar. Pengembang PT Bumi Sarana Beton sudah menyelesaikan tahap pertama dengan 200 unit rumah tipe 36/60.

Dari segi akses, jalur utama poros Maros–Makassar sudah beraspal mulus. Waktu tempuh ke Bandara Sultan Hasanuddin sekitar 20 menit. Untuk fasilitas umum, terdapat masjid dan taman bermain anak di dalam klaster. Pasar tradisional Pattallassang bisa dijangkau dengan motor dalam 5 menit.

2. Grand Alauddin Residence, Gowa

Berada di Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Somba Opu, perumahan ini menawarkan konsep one gate system. Pengembang PT Graha Sejahtera Mandiri telah mengantongi IMB dan sertifikat lahan induk.

Lokasi ini strategis karena berdekatan dengan Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM). Banyak dosen dan tenaga kependidikan yang memilih tinggal di sini. Jalur angkutan kota (pete-pete) trayek Makassar–Gowa melewati gerbang utama kompleks.

Catatan penting: beberapa unit di tahap awal sudah dihuni. Progres pembangunan untuk tahap kedua saat ini mencapai 60 persen. Calon pembeli disarankan survei langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil.

3. Bumi Tamalanrea Permai, Makassar

Satu-satunya perumahan subsidi di dalam wilayah administratif Kota Makassar. Berlokasi di Kecamatan Tamalanrea, tepatnya di Jalan Tamalanrea Raya. Pengembang PT Bumi Persada Lestari fokus pada tipe 36/72.

Keunggulan utama adalah akses ke kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) yang hanya berjarak 3 kilometer. Kawasan ini juga dekat dengan Rumah Sakit Pendidikan Unhas dan pusat perbelanjaan Panakkukang Square. Namun, perlu diingat bahwa harga tanah di Makassar terus naik. Untuk subsidi, kuota unit sangat terbatas dan cepat habis.

4. Bukit Barombong Sejahtera, Gowa

Berada di Kelurahan Bontomarannu, Kecamatan Pallangga. Kawasan ini mulai dilirik karena akses ke kawasan industri dan pelabuhan Makassar New Port (MNP) cukup dekat. Banyak pekerja logistik dan pelabuhan yang memilih tinggal di sini.

Pengembang PT Tridaya Mandiri Utama menyediakan rumah tipe 36/60 dengan skema KPR FLPP. Fasilitas umum yang sudah terbangun meliputi pos keamanan, jalan lingkungan beraspal, dan drainase beton. Untuk kebutuhan sehari-hari, terdapat warung dan minimarket dalam radius 1 kilometer.

Kondisi tanah di area ini cenderung datar, cocok untuk keluarga dengan lansia atau anak kecil. Satu hal yang perlu diperhatikan: ketersediaan air bersih. Beberapa penghuni memilih menggunakan sumur bor karena PDAM belum menjangkau seluruh titik.

5. Griya Bungaya Indah, Maros

Lokasinya di Kelurahan Bungaya, Kecamatan Bantimurung. Perumahan ini dikembangkan oleh PT Karya Agung Sentosa. Tipe rumah yang ditawarkan adalah 36/60 dengan harga di bawah Rp150 juta.

Keunggulan utama adalah pemandangan langsung ke arah pegunungan karst Bantimurung. Udara sejuk dan lingkungan masih asri. Akses ke objek wisata Air Terjun Bantimurung hanya 10 menit berkendara.

Namun, perlu dipertimbangkan jarak ke pusat kota. Dari lokasi ini ke Makassar butuh waktu sekitar 40 menit. Bagi yang bekerja di pusat kota, perlu kendaraan pribadi. Angkutan umum masih terbatas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua perumahan subsidi di Sulawesi Selatan sudah bersertifikat?
Tidak semua. Pastikan pengembang sudah mengantongi IMB induk dan sertifikat hak milik (SHM) lahan. Jangan hanya percaya brosur. Cek ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

Berapa lama proses KPR FLPP biasanya?
Proses pengajuan hingga akad kredit rata-rata 2–4 minggu, tergantung kelengkapan dokumen dan antrean bank penyalur seperti BTN, Mandiri Syariah, atau BNI Syariah.

Apakah boleh menjual rumah subsidi sebelum 5 tahun?
Aturan FLPP melarang pengalihan hak kepemilikan sebelum 5 tahun. Jika nekat, sanksinya bisa berupa denda atau pencabutan subsidi.

Bagaimana cara cek progres pembangunan perumahan?
Datang langsung ke lapangan. Jangan hanya lihat foto di media sosial. Tanyakan ke penghuni yang sudah tinggal di sana untuk info akurat.

Apakah ada perumahan subsidi di daerah Takalar atau Jeneponto?
Ada beberapa proyek kecil, namun kuota terbatas. Sebaiknya pantau situs resmi Kementerian PUPR atau aplikasi SIPERUM untuk data terbaru.

Memilih rumah subsidi di Sulawesi Selatan pada 2026 membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Jangan tergiur iming-iming harga murah tanpa mengecek legalitas dan akses. Survei lapangan minimal dua kali, pagi dan sore, untuk melihat kondisi lalu lintas dan lingkungan. Dengan begitu, investasi pertama Anda tidak berubah menjadi beban jangka panjang.

Reporter: Oman Sudirman
Back to top