SULAWESI SELATAN — PT Toyota-Astra Motor (TAM) memamerkan New Hilux generasi kesembilan di Surabaya sebagai langkah menjaga dominasi di segmen double cabin 4x4. East Java Area Head PT Toyota-Astra Motor Laz Marthino menegaskan bahwa Hilux harus terus relevan dengan kebutuhan pelanggan niaga dan medan berat.
"Hilux identik dengan kendaraan yang tangguh, tahan lama, dan bisa diandalkan. Kami ingin memastikan produk ini tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan," kata Laz dalam acara pengenalan, Rabu.
Sektor mesin menjadi peningkatan paling signifikan. New Hilux mengadopsi mesin diesel 1GD berkapasitas 2.800 cc yang sebelumnya digunakan pada Toyota Fortuner 2.8. Mesin ini menggantikan unit 2GD 2.400 cc pada generasi sebelumnya.
Hasilnya, tenaga naik menjadi 201 hp dengan torsi mencapai 500 Nm pada varian transmisi otomatis. Angka ini membuat Hilux lebih siap menarik beban berat atau melibas medan off-road ekstrem.
Secara eksterior, New Hilux mengusung konsep desain Cyber Sumo yang terinspirasi postur pegulat sumo Jepang. Karakter kuat dan kokoh diwujudkan lewat perubahan grille depan, bumper, fender, serta lampu LED yang lebih ramping.
Salah satu pembeda paling mencolok adalah penggunaan emblem bertuliskan "Toyota" di bagian depan dan belakang kendaraan, menggantikan logo oval yang biasa. Ubahan ini memberi tampilan lebih maskulin dan modern.
Area Business Head Auto2000 Jawa Timur Haris Prasetya mengungkapkan bahwa Hilux masih memimpin pasar segmen double cabin 4x4 dengan pangsa sekitar 70 persen, baik nasional maupun di Jawa Timur. Antusiasme konsumen terbilang tinggi—sekitar 30 unit New Hilux telah dipesan di Jatim sebelum peluncuran resmi.
New Hilux juga menjadi bagian dari strategi Multi-Pathway Toyota, menghadirkan pilihan mesin diesel dan varian Battery Electric Vehicle (BEV) untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang beragam.
Seluruh harga merupakan On The Road (OTR) Jawa Timur. Varian listrik menjadi opsi kendaraan niaga tanpa emisi dengan banderol lebih dari Rp1 miliar.