SIDRAP — Perjalanan panjang Dirayanti untuk menembus salah satu universitas terbaik dunia akhirnya terbayar. Akademisi muda asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) ini resmi ditetapkan sebagai penerima Beasiswa LPDP 2026 untuk program doktoral di University College London (UCL), Inggris.
Jika tak ada aral, Dirayanti akan memulai perkuliahan S3 bidang Teknik Kimia (Chemical Engineering) pada Oktober 2026. Capaian ini menjadi bukti bahwa generasi muda dari daerah mampu bersaing di level internasional.
Perjalanan akademik Dirayanti dimulai dari bangku kuliah di Universitas Hasanuddin (Unhas). Ia mengambil Jurusan Kimia pada 2016 dan berhasil menyelesaikan studinya pada 2020. Kecintaannya pada dunia sains kemudian membawanya melangkah lebih jauh.
Pada 2021, Dirayanti kembali mencetak prestasi dengan memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan magister di Kasetsart University, Thailand. Di kampus tersebut, ia mendalami bidang Sustainable Energy and Resources Engineering hingga meraih gelar magister pada 2023.
Perjuangan Dirayanti tak berhenti di Thailand. Selama dua tahun terakhir, ia terus mempersiapkan diri untuk mewujudkan impian yang lebih besar: menembus program doktoral di salah satu universitas terbaik dunia.
LPDP akhirnya menetapkan dirinya sebagai penerima beasiswa untuk melanjutkan studi Ph.D bidang Chemical Engineering di UCL. Proses seleksi yang ketat tak menyurutkan langkahnya.
Di balik pencapaian tersebut, tersimpan rasa haru dari kedua orang tuanya. Mereka mengaku bangga melihat putrinya berhasil mencapai titik yang selama ini diperjuangkan dengan penuh kesabaran dan kerja keras.
Namun di tengah kebahagiaan itu, mereka menitipkan pesan yang sederhana tetapi sangat mendalam. Menurut mereka, pendidikan tinggi bukan sekadar tentang gelar atau prestise, melainkan amanah yang suatu hari harus kembali memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
"Ilmu yang diperoleh Dirayanti di Inggris nantinya diharapkan menjadi bekal untuk menghadirkan inovasi di bidang energi dan sains bagi Indonesia," demikian harapan orang tua Dirayanti.
Lebih dari itu, kisah Dirayanti diharapkan menjadi penyemangat bagi generasi muda Sidrap. Bahwa lahir dan tumbuh di daerah bukanlah penghalang untuk bersaing di tingkat internasional.
Dari ruang kuliah di Makassar, melangkah ke Thailand, hingga kini menuju Inggris, perjalanan Dirayanti menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa berawal dari mana saja. Termasuk dari Sidrap.