Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 Resmi Naik per 25 Juni 2026, Ini Daftar Lengkap per Wilayah

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 09:47:31 WIB
Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 resmi naik mulai 25 Juni 2026 di berbagai wilayah Indonesia.

SULAWESI SELATAN — Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamina resmi berlaku sejak pekan lalu, dan terpantau masih bertahan hingga hari ini, Kamis (25/6/2026). Berdasarkan laman resmi Pertamina, harga Pertamax (RON 92) untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen—termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya—melonjak dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Kenaikan lebih tajam terjadi pada Pertamax Green 95 yang dibanderol Rp 17.000 per liter, naik Rp 4.100 dari harga sebelumnya Rp 12.900 per liter.

Kenaikan Hanya Menyentuh Dua Jeni BBM Nonsubsidi

Tidak semua produk Pertamina ikut naik. Pertamax Turbo (RON 98) masih bertahan di Rp 20.750 per liter, sama seperti Dexlite yang tetap Rp 23.000 per liter dan Pertamina Dex Rp 24.800 per liter. Sementara itu, BBM subsidi seperti Pertalite Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter tidak mengalami perubahan harga.

Kebijakan ini berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang merupakan perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020. Regulasi tersebut mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui SPBU.

Daftar Harga BBM per Wilayah: Ada Disparitas Antar Daerah

Harga BBM nonsubsidi bervariasi antar provinsi, dipengaruhi komponen PBBKB dan biaya distribusi. Berikut rincian harga di beberapa wilayah utama per 25 Juni 2026:

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur:
Pertalite Rp 10.000, Pertamax Rp 16.250, Pertamax Turbo Rp 20.750, Pertamax Green 95 Rp 17.000, Dexlite Rp 23.000, Pertamina Dex Rp 24.800, Solar Rp 6.800.

Aceh dan Sumatera Utara:
Pertamax dibanderol lebih mahal Rp 400 per liter dibanding Jakarta, yakni Rp 16.650. Pertamax Turbo Rp 21.200, Dexlite Rp 23.500, Pertamina Dex Rp 25.350.

Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau:
Harga Pertamax naik lagi menjadi Rp 17.000 per liter, dengan Pertamax Turbo Rp 21.650 dan Dexlite Rp 24.000. Khusus FTZ Batam, Pertamax justru lebih murah di Rp 15.500 per liter.

Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara:
Pertamax Rp 17.000 per liter, sama dengan zona Sumbar-Riau. Sementara Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur membanderol Pertamax Rp 16.650.

Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur:
Harga Pertamax sama seperti Jakarta di Rp 16.250. Namun khusus NTT, tersedia Biosolar Nonsubsidi dengan harga Rp 22.900 per liter.

Sulawesi, Maluku, Papua:
Pertamax mayoritas Rp 16.650 per liter. Di Papua, Pertamax Turbo dijual Rp 21.200, sementara Maluku dan Papua Barat tidak mencantumkan harga Pertamax Turbo dalam daftar.

BBM Subsidi Tetap Aman, Pengguna Pertamax Paling Terdampak

Kenaikan ini langsung terasa bagi pengguna kendaraan bermesin bensin yang selama ini mengisi Pertamax. Selisih harga dengan Pertalite kini mencapai Rp 6.250 per liter di Jakarta. Untuk pengguna motor matik harian yang biasanya menghabiskan 3-4 liter per minggu, tambahan biaya bisa mencapai Rp 16.000-Rp 25.000 per bulan.

Pertamina belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan penyesuaian harga lanjutan dalam waktu dekat. Konsumen bisa mengecek harga terkini melalui aplikasi MyPertamina atau langsung di SPBU terdekat.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: rctiplus.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top