GOWA — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang memastikan program One Day One District (ODOD) tetap menjadi prioritas pemkab setelah setahun berjalan. Ia meninjau langsung sejumlah titik yang dikeluhkan warga di Kecamatan Parigi, mulai dari ruas jalan rusak di Desa Jonjo dan Bilanrengi hingga rumah tidak layak huni milik Hali’ di Dusun Balleangin, Desa Manimbahoi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama di Lapangan Butta Toa Longka, lalu dilanjutkan dialog di Kantor Camat Parigi. Dalam forum itu, Bupati Sitti Husniah menegaskan bahwa ODOD adalah ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung tanpa perantara.
“Pelayanan yang dekat akan membuat solusi yang diberikan semakin tepat sasaran,” ujarnya saat berdialog dengan warga, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, selama setahun terakhir, program ini membuktikan bahwa masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah di lapangan. “Dari berbagai diskusi, banyak kebutuhan yang bisa langsung kami identifikasi, mulai dari sektor pertanian, pelayanan dasar, hingga infrastruktur,” kata Bupati.
Kunjungan lapangan menjadi bagian penting dari rangkaian ODOD kali ini. Bupati Sitti Husniah meninjau langsung ruas jalan di Desa Jonjo dan Bilanrengi yang selama ini dikeluhkan warga. Ia menyebut bahwa perencanaan pembangunan harus didasarkan pada kondisi riil di lapangan, bukan sekadar usulan di atas kertas.
“Kami ingin memastikan setiap usulan pembangunan didasarkan pada kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan. Dengan melihat langsung, pemerintah dapat menentukan prioritas yang tepat,” jelasnya.
Bupati bersama Baznas Kabupaten Gowa juga mengunjungi rumah milik Hali’, warga Dusun Balleangin, yang menjadi penerima program bedah rumah. Rumah Hali’ kini telah direnovasi menjadi lebih layak huni.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Bupati, Baznas, dan semua pihak yang telah membantu. Sekarang rumah kami jauh lebih layak dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga,” ungkap Hali’.
Camat Parigi, Abd Latif Has, mengapresiasi konsistensi pemkab dalam menghadirkan program ini. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga, terutama untuk mengembangkan potensi pertanian dan ekonomi di wilayahnya.
Bupati Sitti Husniah memastikan program ODOD akan terus dilanjutkan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa. “Pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi, melihat kebutuhan riil di lapangan, sekaligus menghadirkan berbagai layanan yang bisa langsung dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.