MAKASSAR — Pariwisata Sulawesi Selatan mencatatkan rekor kunjungan wisman dalam empat bulan pertama tahun ini. Data Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel menyebut angka 7.191 kunjungan tersebut didominasi oleh wisatawan asal Eropa, Asia Timur, dan Australia.
Kabupaten Bulukumba tetap menjadi andalan dengan daya tarik utama pantai dan industri perahu pinisi di Tanjung Bira. Sementara Toraja Utara, dengan ritual adat dan pemakaman tebingnya, terus memikat wisatawan yang mencari pengalaman budaya unik.
Kepala Dinas Pariwisata Sulsel, Muhammad Syahril, menyebut kombinasi wisata bahari dan budaya menjadi formula yang tepat. “Kami melihat tren kunjungan tidak lagi terpusat di Makassar. Wisatawan langsung menuju Bulukumba atau Toraja setelah tiba di bandara,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin lalu.
Selain promosi gencar yang dilakukan pemerintah provinsi, faktor langsungnya adalah peningkatan frekuensi penerbangan internasional ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Penerbangan langsung dari Singapura dan Kuala Lumpur yang kembali beroperasi penuh sejak awal tahun menjadi pintu masuk utama.
Dinas Pariwisata juga mencatat kenaikan signifikan wisatawan asal Prancis dan Belanda yang memilih Toraja sebagai tujuan utama. Mereka biasanya datang dalam paket tur budaya yang menggabungkan Tana Toraja dengan destinasi lain di Indonesia timur.
Dengan capaian 7.191 wisman dalam empat bulan, pemerintah provinsi optimistis target 25.000 kunjungan hingga akhir tahun dapat tercapai. Bulan-bulan puncak kunjungan, seperti Juni hingga Agustus, diprediksi akan menyumbang angka tertinggi.
“Kami akan memperkuat promosi di pasar Eropa dan Asia. Festival budaya di Toraja dan event olahraga bahari di Bulukumba akan digelar untuk menarik lebih banyak wisatawan,” tambah Syahril.
Pemerintah juga tengah mendorong pengembangan homestay di Toraja dan akses jalan menuju objek wisata baru di Bulukumba untuk menunjang kenyamanan wisatawan.