SULAWESI SELATAN — Gus Ipul meresmikan kegiatan Open House Sekolah Rakyat (SRMP) 2 di Medan, Selasa (11/3). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa sekolah ini dirancang bukan hanya sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter.
"Kami ingin orang tua melihat sendiri gambaran Sekolah Rakyat. Pendidikan di sini mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, tanpa kekerasan dan intoleransi," ujar Gus Ipul di hadapan pengunjung.
Menurut Mensos, pendekatan ini menjadi fondasi utama dalam kurikulum Sekolah Rakyat. Pihaknya sengaja membuka pintu seluas-luasnya agar publik memahami perbedaan mendasar dengan model pendidikan konvensional.
Acara open house tersebut menyajikan simulasi kegiatan belajar mengajar, metode pengajaran interaktif, serta pameran hasil karya siswa. Orang tua diajak berkeliling kelas dan berdiskusi langsung dengan tenaga pengajar.
Gus Ipul berharap kegiatan serupa bisa digelar secara berkala. "Ini bagian dari sosialisasi agar masyarakat tidak ragu menyekolahkan anaknya di sini," katanya.
Kementerian Sosial menargetkan Sekolah Rakyat bisa menjadi model alternatif pendidikan yang inklusif. Langkah ini dinilai strategis untuk menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Sumatera Utara.