BI Sulsel Latih Media dan Konten Kreator Jadi Edukator Ekonomi Syariah, Target Ubah Perilaku Masyarakat

Penulis: Oman Sudirman  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 13:19:01 WIB
Pelatihan ToT BI Sulsel membekali media dan konten kreator sebagai edukator ekonomi syariah di Makassar.

MAKASSAR — Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan tidak ingin kampanye ekonomi syariah hanya berhenti pada tataran pemahaman. Lembaga ini mendorong agar prinsip-prinsip syariah benar-benar diterapkan dalam aktivitas ekonomi warga sehari-hari.

Salah satu caranya adalah dengan membekali media dan konten kreator melalui Training of Trainers (ToT) Konten Ekonomi dan Keuangan Syariah. Kegiatan ini digelar di Baruga Phinisi, Kantor Perwakilan BI Sulsel, Rabu (10/6/2026).

Mengapa Media dan Konten Kreator Jadi Sasaran?

Deputi Direktur BI Sulsel, Aswin Gantina, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mencari informasi. “Ruang digital kini menjadi sumber utama pengetahuan masyarakat. Karena itu, strategi edukasi juga harus lebih adaptif dengan memanfaatkan berbagai kanal komunikasi serta narasi yang utuh dan mudah dipahami,” kata Aswin.

Pihaknya menilai, selama ini literasi ekonomi syariah masih sering terbatas pada pengenalan produk dan layanan. Padahal, target utamanya adalah perubahan perilaku.

Bukan Sekadar Mengenal Produk, Tapi Menerapkan Nilai

Dalam pelatihan tersebut, BI Sulsel menghadirkan pakar ekonomi dan keuangan syariah, Dr. Nasrullah Bin Sapa, Lc., MM. Para peserta diajak untuk berperan aktif menyebarluaskan pemahaman mengenai prinsip-prinsip syariah kepada masyarakat luas.

“Penguatan literasi harus diarahkan pada perubahan perilaku. Tidak hanya mengenal produk dan layanan syariah, tetapi juga menerapkan nilai-nilai syariah dalam aktivitas ekonomi,” tegas Aswin. Dengan begitu, diharapkan tercipta sistem ekonomi yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Rangkaian Menuju Festival Ekonomi Syariah KTI 2026

Kegiatan ToT ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) 2026. Agenda tahunan Bank Indonesia ini menjadi wadah utama pengembangan dan promosi ekosistem ekonomi serta keuangan syariah di kawasan timur Indonesia.

Sepanjang 2026, BI Sulsel telah menggelar sejumlah program penguatan ekonomi syariah. Di antaranya adalah Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) selama Ramadan serta Olimpiade Ekonomi dan Keuangan Syariah yang mulai berlangsung sejak 8 Juni lalu.

Melalui berbagai program ini, BI Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Langkah ini sekaligus mendukung target Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: luminasia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top