SULAWESI SELATAN — Erick Thohir tak ingin sekadar memberi semangat dari jauh. Menteri BUMN itu memutuskan naik kereta cepat Whoosh untuk hadir langsung ke Stadion SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, dalam laga uji coba internasional melawan Kamboja.
Pertandingan yang masuk kalender resmi FIFA Women's Friendly Match ini digelar pukul 15.30 WIB. Bagi Erick, kehadirannya adalah bentuk komitmen nyata bahwa pembinaan sepak bola Indonesia tak membedakan timnas putra dan putri.
Laga melawan Kamboja menjadi momen krusial. Sebab, Garuda Pertiwi baru saja menelan hasil buruk saat berhadapan dengan Singapura di laga sebelumnya. Kekalahan itu menjadi bahan evaluasi yang harus segera diperbaiki.
“Timnas Putri harus tetap percaya diri dan terus berjuang. Ini adalah laga yang harus dimanfaatkan oleh tim untuk mengukur kekuatan dan kesolidan secara menyeluruh,” ujar Erick dalam keterangannya.
Ia menambahkan, kekalahan sebelumnya harus menjadi motivasi untuk bangkit dan menampilkan performa yang jauh lebih baik. Pelatih Satoru Mochizuki pun diminta memastikan taktik dan mentalitas bertanding para pemain sudah matang.
Tak hanya soal gengsi, laga ini punya kepentingan besar bagi peringkat Indonesia di level internasional. Saat ini, Timnas Putri Indonesia menempati ranking 110 FIFA dengan koleksi 1.164,95 poin. Setiap poin tambahan dari laga resmi sangat berharga untuk memperbaiki posisi tersebut.
“Kita sedang membangun fondasi sepak bola putri yang berkelanjutan. Proses ini tentu membutuhkan waktu dan kesabaran, namun dukungan kita tidak boleh putus,” kata Erick.
Erick berharap para pemain bisa tampil lepas dan menikmati pertandingan. “Saya berharap sore ini para pemain bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia yang selalu setia mendukung,” tutupnya.