MAKASSAR — Kloter 9 menjadi salah satu gelombang pemulangan jamaah haji asal Sulawesi Selatan yang dinilai berjalan lancar. Dari total 393 orang, 341 jamaah berasal dari Kabupaten Gowa, 44 orang dari Kabupaten Bone, satu orang asal Kota Makassar, dan satu jamaah dari Maluku. Enam petugas kloter turut mendampingi sejak keberangkatan hingga tiba di Asrama Haji.
Ikbal Ismail yang juga Kepala Kanwil Kemenag Sulsel memberikan apresiasi khusus kepada petugas kloter. Menurutnya, kerja keras ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan perawat menjadi kunci utama kelancaran perjalanan ibadah.
“Alhamdulillah kami menerima laporan bahwa jamaah Kloter 9 kembali dalam keadaan utuh. Ini tentu bukan sesuatu yang terjadi begitu saja, tetapi hasil kerja keras para petugas kloter,” ujarnya di Makassar, Senin.
Ikbal menekankan bahwa pelayanan haji bukan hanya soal akomodasi dan transportasi. Perhatian khusus kepada jamaah lanjut usia dan pengguna kursi roda menjadi prioritas selama di Arab Saudi. Ia mengaku sempat berbincang langsung dengan sejumlah jamaah setibanya di Asrama Haji.
“Saya tadi bertanya langsung kepada jamaah, bagaimana hotelnya, bagaimana makanannya, bagaimana transportasinya, bagaimana pelayanan petugasnya. Alhamdulillah mereka mengaku puas. Ini menunjukkan kerja-kerja kemanusiaan para petugas berjalan dengan sangat baik,” ungkapnya.
Hasil percakapan tersebut menunjukkan mayoritas jamaah Kloter 9 menyampaikan kepuasan terhadap pelayanan selama menjalani ibadah haji. Mulai dari kualitas hotel, konsumsi, hingga transportasi dinilai memadai. Ikbal berharap kepuasan ini bisa menjadi motivasi bagi petugas di kloter selanjutnya.
Kloter 9 menjadi salah satu dari puluhan kelompok terbang yang akan tiba di Debarkasi Makassar dalam beberapa pekan ke depan. PPIH terus memantau kondisi jamaah dan memastikan proses pemulangan berjalan tanpa hambatan.