SULAWESI SELATAN — Instagram kembali memperkuat posisinya sebagai platform yang gemar mengadopsi fitur sukses dari kompetitornya. Setelah sukses dengan Stories dan Reels, kini giliran fitur ikonik Snapchat—foto yang menghilang otomatis—yang diintegrasikan secara mendalam melalui fitur baru bernama Instants. Langkah ini diumumkan pada Rabu waktu setempat sebagai cara baru untuk berbagi momen spontan tanpa beban estetika feed.
Proses pengiriman foto di Instants memiliki perbedaan krusial dibandingkan fitur Direct Message (DM) biasa. Secara bawaan, Instagram mengatur opsi pengiriman ke kategori "Friends", yang berarti foto akan terkirim ke seluruh akun yang saling mengikuti atau mutuals. Pengguna yang terbiasa dengan privasi ketat harus secara manual mengubah pilihan ke "Close Friends" sebelum menekan tombol kirim.
Antarmuka fitur ini memposisikan opsi "Friends" sebagai pilihan pertama yang muncul di bagian bawah layar. Hal ini menciptakan risiko bagi pengguna publik atau mereka yang memiliki ribuan mutual untuk tidak sengaja melakukan blast foto kasual ke jaringan luas. Kesalahan navigasi saat mencoba mengedit daftar teman juga bisa berakibat fatal, seperti terhapusnya seluruh daftar Close Friends secara permanen.
Instants dapat diakses melalui tab baru di pojok kanan bawah jendela DM yang akan muncul saat layar digeser. Pengguna bisa mengambil foto menggunakan kamera depan atau belakang, lengkap dengan opsi lampu kilat dan penambahan takarir (caption). Uniknya, penulisan takarir harus dilakukan sebelum pengambilan gambar dengan mengetuk area jendela bidik (viewfinder).
Setelah tombol ambil foto ditekan, sistem hanya memberikan waktu beberapa detik bagi pengguna untuk menekan tombol "Undo". Jika jendela waktu singkat ini terlewat, foto akan langsung terdistribusi ke daftar teman yang dipilih tanpa konfirmasi tambahan. Foto tersebut akan menghilang dari sisi penerima segera setelah dibuka, namun tetap bisa direspon melalui balasan teks atau reaksi yang masuk ke kotak masuk DM.
Meskipun bersifat ephemeral bagi penerima, Instagram tetap menyimpan salinan foto tersebut di sisi pengirim. Perusahaan menyatakan bahwa setiap tangkapan Instants akan tersimpan dalam arsip pribadi selama satu tahun penuh. Pengguna diberikan fleksibilitas untuk mengunggah kembali foto-foto lama dari arsip tersebut ke fitur Stories jika ingin membagikannya secara permanen.
Bagi pengguna yang merasa antarmuka baru ini mengganggu pemandangan di menu DM, Instagram menyediakan opsi untuk menyembunyikannya. Pengguna cukup melakukan usapan (swipe) pada UI Instants untuk mendorongnya ke tepi layar hingga tidak terlihat lagi. Fitur ini bisa dimunculkan kembali kapan saja dengan menggeser tepi layar ke arah kiri.
Meta tampaknya sangat serius menggarap fitur ini dengan merilis aplikasi Instants secara terpisah di iOS dan Android. Aplikasi mandiri ini menawarkan pengalaman yang lebih fokus bagi pengguna yang ingin berkomunikasi layaknya menggunakan Snapchat tanpa gangguan fitur Instagram lainnya. Kehadiran aplikasi ini menandakan ambisi Meta untuk kembali merebut pasar pengguna muda yang selama ini lebih aktif berbagi momen mentah di platform pesaing.