SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meresmikan pengoperasian Hotel Marza 88 dan Resto di Kelurahan Rijang Pittu, Selasa (5/5/2026). Peresmian ini menandai tumbuhnya iklim investasi di Bumi Nene Mallomo, terutama dalam sektor jasa akomodasi dan kuliner.
Syaharuddin menegaskan bahwa Hotel Marza 88 bukan sekadar fasilitas penginapan. Kehadirannya menjadi jawaban strategis atas melonjaknya kunjungan wisatawan dan tamu kedinasan ke Sidrap dalam satu tahun terakhir yang sering terkendala keterbatasan kamar.
“Hadirnya Hotel Marza ini sangat bagus sekali dampaknya. Selain menyerap tenaga kerja lokal, hotel ini membantu perputaran uang tetap berada di Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif usai prosesi pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syaharuddin memaparkan bahwa sektor pertanian, peternakan, dan perdagangan di Sidrap tengah mengalami tren kenaikan pendapatan yang signifikan. Kondisi ini secara otomatis meningkatkan okupansi hotel di wilayah tersebut.
Guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi lokal, Syaharuddin mengeluarkan kebijakan tegas bagi jajaran aparatur sipil negara (ASN). Ia melarang perangkat daerah menggelar kegiatan kedinasan di luar daerah, seperti ke Makassar, jika fasilitas di Sidrap sudah memadai.
“Tugas saya sebagai bupati adalah memastikan usaha pengusaha lokal untung. Kita ingin potensi ekonomi ini dinikmati oleh masyarakat kita sendiri, bukan dibawa keluar,” tegasnya.
Kebutuhan akan kamar hotel di Sidrap diprediksi akan mencapai puncaknya pada Juli mendatang. Sidrap dijadwalkan menjadi tuan rumah pertemuan PGRI se-Sulawesi Selatan yang diperkirakan bakal mendatangkan sekitar 80.000 orang dari berbagai kabupaten/kota.
Pemerintah daerah mendorong para pengusaha lokal untuk terus berinovasi membuka unit usaha baru. Syaharuddin memberikan apresiasi khusus kepada pemilik Hotel Marza 88, H. Nur Ilham Marza, yang merupakan pengusaha muda lokal yang gigih mengembangkan bisnisnya.
“Kita ingin orang-orang dari Jakarta, Makassar, hingga seluruh Indonesia datang belajar ke Sidrap terkait pertanian dan peternakan. Maka, fasilitas akomodasi seperti Hotel Marza ini sangat dibutuhkan,” tambah Syaharuddin.
Hotel Marza 88 merupakan unit usaha ketiga yang dikelola oleh H. Nur Ilham Marza. General Manager Hotel Marza 88, Andi Fadli, menyatakan komitmen manajemen untuk memberikan standar pelayanan terbaik bagi setiap tamu yang datang ke Sidrap.
Selain menyediakan kamar penginapan, pihak manajemen juga membuka Resto Marza 88 untuk masyarakat luas. H. Ilham menjelaskan bahwa fasilitas kuliner tersebut tidak terbatas bagi tamu yang menginap saja, melainkan diposisikan sebagai destinasi kuliner baru di Kecamatan Maritengngae.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Pemkab Sidrap, di antaranya Kadis PMPTSP Andi Nirwan, Plt. Kepala BKPSDM Andi Bustanil, Kabid Pariwisata Andi Awaluddin, serta unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat.