Terobosan Baru! Ramadhan Leadership Camp Sulsel Jadi Model Pembinaan Karakter ASN

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:52:04 WIB
pejabat di Sulsel mengikuti Ramadhan Leadership Camp untuk memperkuat integritas ASN.

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memulai langkah berani dalam mencetak aparatur sipil negara (ASN) yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga tangguh secara karakter. Melalui Ramadhan Leadership Camp, sebanyak 835 pejabat terpilih mulai menjalani pelatihan intensif di Asrama Haji Makassar Sudiang, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 28 Februari 2026 ini bukan sekadar pelatihan konvensional. Program ini dirancang dengan bobot 88 Jam Pelajaran (JP) yang memadukan materi tata kelola pemerintahan dengan penguatan spiritual kepemimpinan.

Komposisi Peserta: Dari Pejabat hingga Kepala Sekolah

Program ini menyasar para pemegang kebijakan strategis di lingkup Pemprov Sulsel guna memastikan sinkronisasi pelayanan publik yang berintegritas.

Kategori PesertaJumlah
Pejabat Struktural OPD735 Orang
Kepala Sekolah (SMA/SMK)100 Orang
Direksi BUMD16 Orang
Total Peserta851 Orang

4 Pilar Utama Pembinaan

Kepala BPSDM Sulsel, Prof. Dr. Muhammad Jufri, menjelaskan bahwa meskipun bernuansa Ramadan, materi yang diberikan sangat krusial bagi keselamatan administrasi negara. Terdapat empat fokus utama yang akan dibedah:

Pengelolaan Keuangan Daerah: Memastikan transparansi anggaran.

Pengadaan Barang dan Jasa: Mitigasi risiko hukum sejak dini.

Pengawasan: Penguatan internal kontrol di setiap OPD.

Karakter & Akhlak: Fondasi spiritual leadership bagi pelayan publik.

Disiplin Ketat: Diawasi Langsung Satpol PP

Untuk menjaga kekhusyukan dan kedisiplinan, Pemprov Sulsel tidak main-main. Sebanyak 45 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dikerahkan untuk memastikan seluruh peserta tetap berada di lokasi dan mengikuti jadwal dengan tertib.

“Kami bertugas memastikan peserta tidak meninggalkan lokasi selama kegiatan dan memanfaatkan waktu istirahat dengan efektif,” tegas Kepala Satpol PP Sulsel, Andi Arwin Azis.


Respons Positif: Terobosan Baru Birokrasi

Kepala Dinas Dukcapil Sulsel, Iqbal Suhaeb, menilai kegiatan ini sebagai terobosan perdana yang sangat diperlukan. Menurutnya, bulan suci menjadi momentum yang pas untuk mendalami kajian keagamaan sekaligus memperkuat kompetensi mendasar seperti pengelolaan aset.

Senada dengan itu, Kepala SMKN 9 Makassar, Sigit Hendra Waskita, menyebut materi yang disajikan sangat aplikatif untuk memimpin satuan pendidikan. Sementara itu, beberapa peserta juga menargetkan peningkatan hafalan Al-Qur'an (Juz 30) sebagai bagian dari program pembinaan akhlak yang dicanangkan Bapak Gubernur.

“Harapannya, kami bisa menjadi pemimpin yang lebih baik, bertakwa, dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat,” pungkas Kasubag Umum Kepegawaian BPSDM Sulsel, Syamrina Maulana Aris.

Reporter: Redaksi
Back to top