SULAWESI SELATAN — Honda menargetkan peluncuran sedikitnya 15 model hybrid yang seluruhnya hadir pada 2030, dengan mayoritas diarahkan ke pasar Amerika Serikat. Langkah ini diambil setelah pabrikan Jepang tersebut menanggung kerugian sekitar US$15 miliar akibat pembatalan jajaran EV 0 Series yang sudah dijadwalkan meluncur.
Keputusan Honda memindahkan fokus ke hybrid muncul setelah pembatalan proyek EV 0 Series. Kerugian yang ditanggung mencapai US$15 miliar, angka yang cukup besar untuk memaksa pabrikan meninjau ulang strategi elektrifikasinya secara menyeluruh.
Rencana ini pertama kali dilaporkan InsideEVs dan dirangkum dalam buletin The Downshift edisi Senin, 12 Oktober 2026. Sebagian besar dari 15 model hybrid tersebut akan dipasarkan di Amerika Serikat, meski belum ada rincian model mana saja yang masuk daftar.
Dari EV 0 Series ke Lini Hybrid Massal
Honda sebelumnya menaruh harapan besar pada jajaran EV 0 Series sebagai fondasi era listriknya. Pembatalan proyek itu mengubah arah perusahaan secara signifikan.
Alih-alih mengejar volume EV murni, Honda kini memilih hybrid sebagai jembatan menuju elektrifikasi penuh. Strategi ini sejalan dengan pola yang mulai diadopsi sejumlah pabrikan lain yang menghadapi permintaan EV yang tumbuh lebih lambat dari perkiraan.
Tekanan di Segmen Mobil Kecil Ikut Jadi Latar
Keputusan Honda tidak muncul di ruang kosong. CEO Volkswagen Thomas Schäfer menyatakan mobil listrik berukuran kecil justru menjadi bagian tersulit dalam bisnis pabrikan saat ini, meski berbagai strategi berbagi biaya sudah diterapkan.
Pernyataan Schäfer menggambarkan betapa sulitnya mencapai skala ekonomi di segmen kendaraan kompak, segmen yang secara historis menjadi kekuatan merek-merek seperti Honda dan Volkswagen.
Pasar Amerika Serikat Jadi Prioritas Utama
Fokus Honda pada pasar Amerika Serikat mencerminkan besarnya permintaan hybrid di sana. Konsumen Negeri Paman Sam masih menunjukkan minat kuat pada kendaraan hybrid sebagai opsi hemat bahan bakar tanpa harus beralih sepenuhnya ke EV.
Honda belum mengumumkan model spesifik, jadwal per peluncuran, maupun target volume penjualan. Yang jelas, 15 model hybrid tersebut menjadi tulang punggung rencana produk Honda hingga akhir dekade ini.
Peta Industri yang Sedang Berubah
Langkah Honda sejalan dengan pergerakan pabrikan lain yang menyesuaikan strategi elektrifikasi. Geely, induk perusahaan Volvo, mengumumkan akan masuk pasar Kanada pada 2027 dengan mereknya sendiri, meski model yang akan dijual belum disebutkan.
Di Eropa, Peugeot memperkenalkan E-T16, EV tri-motor berdaya 805 tenaga kuda yang menghidupkan kembali semangat reli Group B dalam kemasan era listrik. Alfa Romeo juga memamerkan Cuorerosso, konsep dengan mesin twin-turbo V6 dan siluet fastback.
BMW Concept 7 Protection hadir sebagai gambaran sedan mewah lapis baja yang tampil menyatu dengan lalu lintas biasa. BMW menyebut tujuannya agar kendaraan berpelindung itu tidak mencolok, meski produksinya belum dikonfirmasi.
Regulator Mengawasi Robotaxi Tesla
National Highway Traffic Administration tengah menyelidiki laporan bahwa Robotaxi Tesla melaju melebihi batas di zona sekolah. Investigasi mencakup sekitar 1.000 kendaraan model tahun 2026.
Situasi tersebut memperumit peluncuran layanan Robotaxi Tesla yang sedang berjalan. Belum ada keterangan resmi dari Tesla mengenai hasil penyelidikan ini.
Hasil Balap Akhir Pekan
- NASCAR Craftsman Truck Series di Charlotte: Layne Riggs (Front Row Motorsports)
- Intercontinental GT Challenge Indianapolis 8 Hours: Kyle Washington, Riccardo Pera, Ayhancan Güven (GMG Racing)
- NASCAR O'Reilly Auto Parts Series di Charlotte: Corey Day (Hendrick Motorsports)
- MotoGP Grand Prix Indonesia: Marco Bezzecchi (Aprilia)
- Formula 1 Grand Prix Singapura: Max Verstappen (Red Bull)
- NASCAR Cup Series di Charlotte: Chase Briscoe (Joe Gibbs Racing)