SIDRAP — Lahan pertanian di dalam Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, baru saja dipanen. Hasilnya bukan sekadar gabah, melainkan bukti nyata program pembinaan kemandirian bagi warga binaan yang berjalan selama ini.
Panen raya padi tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang membekali warga binaan dengan keterampilan, produktivitas, dan kemandirian. Bekal ini diharapkan menjadi modal berharga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Dari Lahan Kosong Menjadi Sawah Produktif
Melalui sektor pertanian, warga binaan terlibat langsung dalam setiap tahapan pengelolaan tanaman pangan. Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen.
Proses itu menumbuhkan kedisiplinan dan etos kerja. Hasil panen yang diperoleh menjadi wujud nyata dari kerja keras dan semangat warga binaan mengikuti program pembinaan.
Wujud Kontribusi Nyata pada Program Asta Cita
Panen raya ini sekaligus menjadi komitmen Rutan Sidrap dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional dan Asta Cita Presiden. Langkah ini juga sejalan dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Program tersebut menekankan penguatan pembinaan kemandirian dan optimalisasi potensi yang dimiliki warga binaan. Dengan begitu, rutan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan Indonesia.
Kegiatan ini membuktikan bahwa dari hasil pembinaan, tumbuh kemandirian. Dari Rutan Sidrap, lahir kontribusi nyata untuk ketahanan pangan di tingkat nasional.