SULAWESI SELATAN — Memasuki 2026, lini iPhone 18 akan segera tiba, tapi bukan berarti iPhone lawas otomatis masuk keranjang sampah. Apple masih menjamin pembaruan iOS selama lima hingga tujuh tahun, dan chip A-series buatannya tetap unggul di kelasnya. Bagi pengguna Indonesia yang ingin hemat tanpa mengorbankan fitur esensial, berikut sebelas seri iPhone lama yang masih layak diincar—asal Anda mendapatkan potongan harga yang signifikan dibandingkan model terbaru.
iPhone 16 Series: Paling Aman untuk Jangka Panjang
Seluruh jajaran iPhone 16—dari varian reguler hingga Pro—masih rekomendasi utama di 2026. Ditenagai chip A18 atau A18 Pro, performanya tidak ada yang lemah; keduanya mampu menangani aplikasi berat dan gaming dengan mulus. Kamera utama 48 MP di semua model juga menghasilkan foto tajam dengan detail tinggi, seperti yang tercatat dalam ulasan iPhone 16 kami.
Dirilis dengan iOS 18, lini ini kini sudah mendapat pembaruan ke iOS 26 dan diprediksi masih kebagian update setidaknya lima tahun ke depan. Semua fitur anyar iOS 26, termasuk Liquid Glass, tersedia penuh di iPhone 16 series. Kelebihan lain: port USB-C untuk charging dan transfer data, dukungan dual eSIM, ketahanan IP68, serta akses penuh ke Apple Intelligence.
Meski harganya masih lebih tinggi ketimbang seri lebih lawas, iPhone 16 tetap worth it asal Anda menghindari varian iPhone 16e yang disebut kurang fitur. Apple masih menjual iPhone 16 dan 16 Plus secara resmi di situsnya, memudahkan pembelian garansi resmi di Indonesia.
iPhone 15 Pro dan Pro Max: Flagship dengan Harga Lebih Bersahabat
Jika anggaran belum mencukupi untuk iPhone 16 Pro, iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max adalah alternatif solid. Meski sudah berusia lebih dari dua setengah tahun, kehadiran chip A17 Pro membuatnya masih sangat bertenaga. Prosesor ini juga memastikan akses ke sebagian besar fitur Apple Intelligence di iOS 26—sama seperti yang dinikmati pengguna iPhone terbaru.
Kedua model ini baru menerima dua pembaruan iOS, artinya masih akan kebagian setidaknya empat rilis besar ke depan, termasuk iOS 27 yang akan hadir akhir tahun ini. Perbedaan utama: Pro Max punya layar lebih besar, baterai lebih awet, dan zoom telefoto lebih tinggi. Sisanya identik: layar ProMotion dengan Ceramic Shield, bodi titanium yang lebih kokoh, sistem kamera Pro dengan lensa telefoto, port USB-C 10Gbps, serta sensor Lidar.
iPhone 15 Pro series masih bisa ditemukan di sejumlah reseller pilihan, meski stok baru mulai menipis. Opsi lain: Apple menjual versi refurbished resmi di toko onlinenya yang sudah dilengkapi baterai baru, casing baru, dan software terbaru—cocok untuk pengguna yang mengutamakan garansi.
Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli iPhone Bekas
Satu aturan penting saat berburu iPhone lawas: pastikan diskonnya cukup besar dibandingkan model baru. Jika selisih harga tipis, lebih baik bayar sedikit lebih mahal untuk mendapatkan seri terbaru yang lebih awet update-nya. Hindari juga model yang sudah masuk kategori vintage atau end-of-life karena tidak akan kebanyang pembaruan software dan keamanan.
Untuk pengguna Indonesia, pastikan perangkat mendukung eSIM dan frekuensi 4G/5G yang dipakai operator lokal. iPhone dengan USB-C (mulai seri 15) juga lebih praktis karena kabelnya seragam dengan laptop Android atau perangkat lain. Dengan strategi yang tepat, iPhone lama tetap bisa jadi investasi jangka panjang yang cerdas di 2026.