MAKASSAR — Pengambilan formulir oleh Fatma Wahyuddin berlangsung di kantor DPD Demokrat Sulsel dan diterima pengurus Demokrat, Wahyu Syahruddin. Selain mengambil formulir, Fatma menyerahkan sejumlah persyaratan pendaftaran atas nama Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi. Munafri disebut sedang berada di luar kota saat proses pengambilan formulir berlangsung.
Fatma mengatakan surat kuasa yang diberikan kepadanya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Beliau (Appi) sedang berada di luar kota, dan beliau sampaikan untuk mewakili pengambilan formulir," kata Fatma.
Munafri dijadwalkan mengembalikan formulir secara langsung dua hari setelah pengambilan. Fatma menyebut jadwal pengembalian itu sudah disepakati sejak awal proses penjaringan.
"Insyaallah kalau tidak ada halangan, tanggal 17 akan dikembalikan langsung oleh Pak Wali," ucapnya.
Saat ditanya soal sikap DPC Makassar terhadap dukungan kepada Munafri sebagai bakal calon ketua, Fatma mengaku hal itu sulit dibantah. Menurutnya, kehadiran Munafri sebagai kader sudah cukup jelas menjadi energi baru bagi Demokrat di Makassar dan Sulsel.
Panitia membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD Demokrat Sulsel pada 15-21 Oktober 2026. Kandidat wajib mengantongi dukungan minimal 20 persen, atau tujuh dari total 27 pemilik suara.
Selain dukungan, setiap kandidat harus melengkapi persyaratan administrasi. Berkas yang diminta mencakup Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan kesehatan, dan surat keterangan dari pengadilan sesuai ketentuan panitia.
Verifikasi keabsahan peserta dan kelengkapan berkas dijadwalkan pada 22 Oktober 2026. Sehari berselang, Musyawarah Daerah (Musda) V Demokrat Sulsel digelar di Hotel Claro Makassar pada 23 Oktober 2026.
Pengambilan formulir oleh Munafri menandai tahap awal penjaringan calon ketua di tubuh Demokrat Sulsel. Nama-nama kandidat lain diperkirakan menyusul dalam rentang pendaftaran yang tersisa hingga 21 Oktober 2026.