MAKASSAR — Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel. Andi Winarno sebelumnya ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan Jufri Rahman.
Gubernur Andi Sudirman membacakan surat keputusan pelantikan di hadapan peserta upacara. Ia menyatakan keyakinannya bahwa Andi Winarno akan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan.
"Dengan ini secara resmi melantik Saudara Andi Winarno Eka Putra, S.STP., M.H., sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," kata Andi Sudirman saat membacakan surat keputusan pelantikan.
Andi Sudirman menyebut tugas pertama yang harus menjadi perhatian Pj Sekda adalah memastikan pekerjaan yang telah ditargetkan Pemprov Sulsel dapat terealisasi. Menurutnya, realisasi target menjadi ukuran utama kinerja pemerintahan daerah.
"Bagaimana realisasi pekerjaan yang menjadi target, itu yang paling pertama. Kemudian target bagaimana program-program pemerintah, baik nasional, program Asta Cita Bapak Presiden maupun program-program provinsi," ujarnya.
Gubernur juga meminta Andi Winarno memastikan seluruh jajaran Pemprov Sulsel bergerak dalam satu arah untuk mengawal program-program strategis pemerintah. Koordinasi lintas perangkat daerah dinilai menjadi kunci agar kebijakan pusat dan provinsi berjalan selaras.
Posisi Sekda memiliki peran penting dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah. Sekda dituntut mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah menjadi pekerjaan yang konkret di lapangan.
Andi Sudirman menekankan pentingnya kepemimpinan yang turun langsung memantau progres pekerjaan. Ia meminta Andi Winarno menjadi teladan bagi jajaran yang dipimpinnya.
"Bagaimana menjadi teladan bagi yang dipimpin untuk selalu turun, melihat bagaimana mengikuti progresnya, ikut terlibat langsung dalam setiap program-program strategis provinsi," tegasnya.
Jabatan Sekda Sulsel kosong setelah Jufri Rahman memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026. Sebelum pelantikan, Andi Winarno lebih dulu ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda untuk menjaga kesinambungan administrasi pemerintahan.
Dengan pelantikan ini, Andi Winarno mengemban tanggung jawab memastikan koordinasi pemerintahan di lingkup Pemprov Sulsel tetap berjalan. Berbagai program prioritas, termasuk program nasional dan provinsi, menjadi pekerjaan rumah yang harus dikawal hingga tuntas.