KONI Makassar Pastikan Seluruh Atlet Porprov Sulsel 2026 Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Bonus Emas Disiapkan

Penulis: Oman Sudirman  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 13:28:01 WIB
Atlet kontingen KONI Makassar mengikuti pemusatan latihan menjelang Porprov Sulsel XVIII 2026.

Pemerintah Kota Makassar bersama KONI Makassar resmi mendaftarkan seluruh atlet kontingennya ke program BPJS Ketenagakerjaan menjelang Porprov Sulsel XVIII 2026. Perlindungan itu berlaku sejak pemusatan latihan hingga pertandingan di Kabupaten Bone dan Wajo pada November mendatang. Bonus bagi peraih medali juga telah dibahas, meski nominalnya belum diumumkan.

MAKASSAR — KONI Kota Makassar memastikan tidak ada atlet yang berangkat tanpa jaminan sosial ke ajang Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan XVIII. Pendaftaran ke BPJS Ketenagakerjaan mencakup seluruh kontingen dari 45 cabang olahraga yang akan dikirim ke Kabupaten Bone dan Wajo.

Ketua KONI Kota Makassar Ismail menyebut jaminan itu sebagai dukungan paling dasar yang disiapkan pihaknya. Menurut dia, atlet perlu rasa aman sejak menjalani training camp sampai bertanding di venue Porprov.

"Dukungan pertama kita itu memberikan jaminan bagi mereka, memberikan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berlatih di training camp kemarin dan di porprov diberikan," ujarnya di Makassar, Senin.

45 Cabor Diikuti, 10 Diantaranya Dipetakan Jadi Andalan Medali

Makassar akan ambil bagian di 45 cabang olahraga pada Porprov Sulsel 2026. Dari jumlah itu, KONI Makassar sudah memetakan sekitar 10 cabor unggulan yang dinilai berpeluang besar menyumbang medali emas.

Renang dan atletik masuk dalam daftar andalan tersebut. Kedua cabor itu secara historis memang menjadi penyumbang medali terbesar bagi kontingen Makassar di ajang multi-event daerah.

Pemetaan ini menjadi dasar alokasi perhatian dan pembinaan selama masa persiapan menuju November. KONI Makassar tidak menyebut rincian cabor unggulan lainnya.

Bonus Peraih Medali Sudah Dibahas, Nominal Belum Diputuskan

Selain perlindungan ketenagakerjaan, atlet berprestasi disiapkan menerima bonus dari Pemerintah Kota Makassar. Ismail memastikan pembahasan bonus sudah dilakukan bersama pemkot.

Besaran bonus belum bisa diumumkan karena masih dalam tahap pembahasan. KONI Makassar juga belum merinci mekanisme pencairan atau skema bonus berdasarkan jenis medali.

Pola pemberian bonus bagi atlet Porprov bukan hal baru di Makassar. Setiap edisi, pemkot mengalokasikan insentif sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang dibawa ke daerah.

Jumlah Cabor Eksibisi Masih Menunggu Finalisasi KONI Sulsel

Soal cabor baru atau eksibisi yang akan dipertandingkan, Ismail menyebut jumlahnya masih dalam proses finalisasi di KONI Provinsi Sulawesi Selatan. Informasi sementara menyebut ada sekitar tujuh hingga delapan cabor eksibisi.

KONI Makassar masih menunggu hasil finalisasi dari KONI Sulsel terkait jumlah cabor dan atlet yang akan bertanding. Kepastian itu diperlukan untuk menyusun komposisi kontingen secara final.

"Dengan persiapan yang kita matangkan, kami berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi sebanyak-banyaknya untuk Kota Makassar pada Porprov Sulsel XVIII 2026," ujar Ismail.

Porprov Digelar di Dua Kabupaten pada November

Porprov Sulsel XVIII 2026 berpusat di Kabupaten Bone dan Wajo. Seluruh kontingen dari berbagai cabor Kota Makassar akan bertanding di dua wilayah itu pada November.

Dengan jumlah cabor yang diikuti mencapai 45, koordinasi logistik dan akomodasi menjadi pekerjaan tersendiri bagi KONI Makassar. Persiapan menuju keberangkatan kontingen masih berjalan hingga jadwal finalisasi dari KONI Sulsel keluar.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top