SULAWESI SELATAN — India menutup Asian Games dengan medali emas kriket putra setelah mengalahkan Pakistan 192-6 dalam final di Nagoya, Jepang. Kemenangan 19 run ini menjadi emas kedua beruntun India sejak debut di cabang tersebut pada 2022 di Hangzhou, China.
Bertanding di Nagoya, Jepang, India lebih dulu memilih batting setelah memenangi undian. Keputusan itu terbukti tepat ketika Abhishek Sharma dan Tilak Varma membangun total 211-6 dari 20 over, sementara Pakistan hanya mampu membalas 192-6.
Abhishek tampil agresif sejak over pertama. Ia mencetak 61 run dari hanya 28 bola, termasuk tujuh six, dan membawa India menembus 81-2 di akhir powerplay sebelum gugur pada over kedelapan.
Meski kehilangan Abhishek, laju run India tidak mengendur. Tilak Varma mengambil alih kendali dengan 51 run tanpa out dari 22 bola, memuat tiga four dan empat six, menjaga momentum hingga akhir innings.
Pakistan langsung dalam tekanan saat mengejar. Mereka terpuruk 39-3 sebelum Hasan Nawaz mencoba membawa timnya kembali ke jalur kemenangan.
Nawaz mencetak 96 run dari 51 bola dengan tujuh six, tetapi tidak mendapat dukungan memadai dari rekan setimnya. Ia akhirnya gugur pada bola terakhir pertandingan, meninggalkan Pakistan di 192-6.
Garis bowling India bekerja merata sepanjang innings. Axar Patel dan Washington Sundar masing-masing mengambil 2-29, sementara all-rounder Shivam Dube menambah 2-33.
Hasil ini melanjutkan dominasi India di cabang kriket putra Asian Games. Empat tahun lalu di Hangzhou, China, India juga naik podium tertinggi pada debut mereka di kompetisi tersebut.
Dengan kemenangan di Nagoya, India memastikan tradisi emas berlanjut, sementara Pakistan harus puas dengan perak setelah perlawanan Nawaz yang nyaris menyamakan kedudukan.