PANGKEP — Kecelakaan tunggal menimpa satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Pangkep saat melintasi Jalan Poros Pangkep-Barru. Mobil yang membawa lima personel itu kehilangan kendali dan terguling di tengah jalan. Dua personel dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolsek Labakkang, AKP Sofyanto, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, tim di lapangan langsung bergerak setelah menerima laporan kecelakaan yang melibatkan kendaraan dinas pemadam kebakaran.
"Sekitar jam 14.40 WITA kami mendapatkan informasi mengenai kecelakaan yang melibatkan mobil pemadam kebakaran," ujar AKP Sofyanto saat memberikan keterangan kepada media.
Kronologi kejadian bermula ketika tim pemadam kebakaran menerima laporan adanya kebakaran lahan di salah satu wilayah Kabupaten Pangkep. Lima personel yang bertugas langsung meluncur ke lokasi menggunakan mobil unit Damkar.
Namun, sebelum sempat tiba di titik api, musibah justru menimpa mereka di tengah perjalanan. Sofyanto menyebut pihaknya masih mengumpulkan data terkait kecelakaan tersebut.
"Sebelumnya itu ada informasi kebakaran lahan, mereka berangkat ke lokasi penanganan kebakaran. Mengenai kasus kecelakaan selanjutnya, kami masih mengumpulkan data," tambah Sofyanto menjelaskan situasi di lapangan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi kejadian. Area sekitar tempat kejadian perkara (TKP) telah disterilisasi untuk memudahkan proses evakuasi dan penyelidikan.
Tim medis juga dikerahkan untuk menangani para korban yang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Penanganan kasus ini telah diserahkan kepada Unit Laka Satlantas Polres Pangkep.
Petugas tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti mengapa mobil tersebut bisa hilang kendali hingga terguling. Faktor teknis kendaraan, kondisi jalan, atau kelalaian manusia (human error) masih menunggu hasil investigasi resmi dari tim penyidik.
Tragedi ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep dan masyarakat Sulawesi Selatan. Para korban sedang menjalankan tugas kemanusiaan memadamkan api saat maut menjemput mereka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas kedua personel yang meninggal maupun kondisi terkini para korban luka. Pihak Damkar Pangkep dan Polres Pangkep belum merilis perkembangan terbaru soal insiden ini.