SULAWESI SELATAN — Samsung resmi menghadirkan Galaxy A08 di Indonesia dengan baterai jumbo 6.000 mAh dan chipset MediaTek Helio G99+. Ponsel ini juga menjanjikan pembaruan software hingga enam generasi sistem operasi plus dukungan fitur AI. Sayangnya, harga resminya belum diumumkan dalam pengumuman peluncuran ini.
Samsung Galaxy A08 hadir sebagai penerus lini Galaxy A Series untuk segmen entry-level. Ponsel ini mengusung sejumlah peningkatan pada kapasitas daya dan kecepatan memori, dua aspek yang paling terasa dampaknya di pemakaian harian.
Peningkatan paling menonjol ada di sektor baterai. Samsung menanamkan sel berkapasitas 6.000 mAh, angka yang cukup besar untuk kelasnya.
Kapasitas 6.000 mAh dirancang menopang aktivitas sepanjang hari, mulai dari menjelajah media sosial, menonton video, hingga komunikasi. Dalam pengujian Samsung untuk pasar tertentu, Galaxy A08 diklaim mampu menonton YouTube hingga 24 jam atau menikmati TikTok hingga 16,5 jam.
Angka tersebut hasil pengujian dalam kondisi tertentu dan bukan jaminan durasi penggunaan untuk semua pengguna. Untuk pengisian daya, Galaxy A08 mendukung pengisian cepat 25W.
Dari sisi performa, Galaxy A08 menggunakan MediaTek Helio G99+ yang dipadukan dengan memori LPDDR5. Samsung menyebut penggunaan LPDDR5 memberikan peningkatan transfer data dibandingkan generasi sebelumnya yang masih memakai LPDDR4X.
Kombinasi chipset dan memori ini menempatkan Galaxy A08 sebagai perangkat untuk kebutuhan ringan hingga menengah. Bukan ponsel gaming berat, tapi cukup untuk aplikasi sehari-hari dan multitasking dasar.
Galaxy A08 dibekali sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk Circle to Search with Google, Gemini, dan Perplexity. Circle to Search memungkinkan pengguna mencari informasi hanya dengan melingkari objek di layar, sementara Gemini dan Perplexity berfungsi sebagai asisten AI untuk menjawab pertanyaan atau merangkum informasi.
Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi IP64 untuk perlindungan terhadap debu dan cipratan air. Standar ini bukan untuk rendam air, tapi cukup memberi ketenangan saat terkena hujan ringan atau tumpahan cairan.
Samsung memberikan dukungan pembaruan perangkat lunak hingga enam generasi sistem operasi dan pembaruan keamanan selama enam tahun. Untuk ponsel kelas entry-level, komitmen ini tergolong panjang dan menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengguna yang ingin perangkatnya awet secara software.
Galaxy A08 resmi dihadirkan di Indonesia, namun Samsung belum mengumumkan harga resminya dalam informasi peluncuran ini. Varian memori dan penyimpanan yang tersedia juga belum disebutkan secara rinci. Pantau kanal resmi Samsung Indonesia untuk informasi harga dan tanggal mulai penjualan.
Dengan baterai 6.000 mAh, dukungan software panjang, dan fitur AI, Galaxy A08 menyasar pengguna yang butuh ponsel tahan lama untuk aktivitas harian. Cocok untuk pelajar, pekerja lapangan, atau siapa pun yang tidak ingin sering mengisi daya. Bagi yang mengejar performa gaming tinggi, ponsel ini sebaiknya tidak jadi pilihan utama.