Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mencatatkan 236 lagu dan musik melalui layanan kekayaan intelektual Extra Day Service pada hari pertama pelaksanaan di Makassar. Layanan tambahan yang digelar Jumat-Minggu (18-21/9) itu membebaskan PNBP pencatatan lagu atau musik sebesar Rp0 sehingga dimanfaatkan para musisi dan pencipta lagu di Sulsel.
MAKASSAR — Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal menyatakan pencatatan ratusan lagu pada hari pertama tidak terlepas dari upaya jajaran memberikan pelayanan publik secara maksimal. Pencatatan hak cipta, menurut dia, tidak hanya memberi kepastian hukum atas karya pencipta, tetapi juga mendukung pengelolaan hak ekonomi dari karya tersebut.
Andi Basmal menyebut momentum bebas biaya itu sebagai kesempatan yang dimanfaatkan para musisi maupun pencipta lagu untuk mencatatkan karya mereka. "Ketika pencatatan lagu atau musik telah dikenakan PNBP sebesar Rp0, tentu ini menjadi momentum yang dimanfaatkan oleh para musisi maupun pencipta lagu untuk mencatatkan karya mereka," ujarnya.
Extra Day Service sendiri merupakan layanan tambahan sehari yang digelar selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (18-21/9). Pencatatan karya disebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual yang memberi ruang bagi pencipta memperoleh manfaat dari karyanya.
Menurut Andi Basmal, pencatatan hak cipta lagu dan musik akan memudahkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) mendistribusikan royalti. Dengan data karya yang tercatat, proses pengelolaan dan distribusi royalti diharapkan berjalan lebih tertib sehingga manfaat ekonomi kembali kepada pencipta sebagai pemilik hak.
"Dengan semakin banyak karya yang dicatatkan, data pencipta dan karya menjadi lebih tertata. Hal ini nantinya akan memudahkan LMKN dalam mendistribusikan royalti, sehingga pada muaranya manfaat ekonomi dari karya tersebut dapat kembali kepada hak pencipta," jelasnya.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel Demson Marihot, yang mendampingi Andi Basmal dalam pemantauan layanan, menilai capaian 236 pencatatan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan kekayaan intelektual. Menurutnya, Extra Day Service menjadi bentuk komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel memberi akses layanan yang mudah sekaligus mendorong pencipta dan musisi mencatatkan karya.
"Capaian 236 lagu/musik yang dicatatkan menjadi bukti bahwa masyarakat, khususnya para pencipta dan musisi, memanfaatkan layanan yang kami hadirkan. Kami akan terus mendorong kemudahan akses layanan kekayaan intelektual agar semakin banyak karya dapat memperoleh pencatatan dan perlindungan sesuai ketentuan," ujar Demson Marihot.
Kanwil Kemenkum Sulsel menyatakan akan terus mendorong kemudahan akses layanan kekayaan intelektual agar lebih banyak karya di Sulawesi Selatan memperoleh pencatatan dan perlindungan sesuai ketentuan.