Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyalurkan bantuan pangan alokasi Juli-September 2026 kepada 418 penerima manfaat di Desa Borimatangkasa, Kecamatan Bajeng Barat. Setiap penerima mendapat total 30 kg beras dari Badan Pangan Nasional melalui Bulog. Penyaluran direncanakan berlanjut untuk alokasi Oktober hingga Desember 2026.
GOWA — Bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional kembali disalurkan kepada warga Desa Borimatangkasa, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Wakil Pemimpin Cabang Bulog Makassar Musdalifah Nur menyebut untuk desa ini tercatat 418 PBP sebagai penerima alokasi Juli hingga September 2026.
Di lingkup Kecamatan Bajeng Barat secara keseluruhan, jumlah penerima mencapai 3.537 PBP. Setiap penerima mendapatkan total 30 kg beras untuk tiga bulan alokasi tersebut.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menegaskan bantuan ini tidak diberikan ke seluruh warga. Penerimanya terbatas pada mereka yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 4.
"Memang tidak semua masyarakat menerima bantuan ini, hanya mereka yang masuk dalam desil 1 sampai 4. Karena itu, bantuan ini harus dimanfaatkan dengan baik dan jangan diperjualbelikan," tegasnya di Gowa, Rabu.
Menurut Husniah, penyaluran ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan. Sasaran utamanya mengurangi kesenjangan sosial sekaligus menurunkan angka stunting di wilayah Gowa.
Pemerintah Kabupaten Gowa disebut terus mengawal proses penyaluran agar tepat sasaran. Gowa juga termasuk salah satu daerah dengan pengawalan penyaluran bantuan pangan yang baik di Sulawesi Selatan.
"Ini luar biasa menunjukkan perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat yang ingin melihat masyarakatnya sejahtera," ujar Husniah.
Dari sisi Bulog, Musdalifah Nur menyampaikan apresiasi atas dukungan jajaran Pemkab Gowa. Menurutnya, bantuan pemerintah daerah membuat proses penyaluran berjalan lancar hingga diterima masyarakat.
"Kami dari Bulog mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa, karena dengan bantuan pemerintah daerah, kami bisa lancar menyalurkan bantuan pangan ini," ujarnya.
Husniah menyampaikan bantuan pangan ini direncanakan kembali dilanjutkan untuk alokasi Oktober hingga Desember 2026. Ia berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Bulog yang telah membantu masyarakat Gowa sehingga ketahanan pangan daerah terus terjaga.
"Insya Allah bantuan ini akan dilanjutkan untuk alokasi Oktober sampai Desember. Terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Bulog yang sudah membantu masyarakat Gowa, sehingga ketahanan pangan kita dapat terus terjaga," tambahnya.
Salah satu penerima, Tanriagi, mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Menurutnya, beras merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan keluarganya.
"Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali bisa terus dapat bantuan ini. Kami berterima kasih kepada pemerintah yang terus memperhatikan kami. Semoga bantuan ini bisa terus ada," ucapnya.
Selain penyaluran bantuan pangan, kegiatan ini juga menyediakan sejumlah pelayanan untuk masyarakat. Layanan tersebut meliputi pelayanan kesehatan gratis, sunatan massal, dan pasar murah.