Kapal penumpang KM Nggapulu bersiap diberangkatkan dari Pelabuhan Makassar menuju Ambon dengan melintasi empat pelabuhan singgah. Pelayaran antarpulau milik PT Pelni ini dijadwalkan bertolak pada Jumat, 11 September 2026 pukul 12.00 WITA.
Pelayaran dari Makassar ini menjadi salah satu trayek utama penghubung kawasan Sulawesi Selatan dan Maluku. Perjalanan laut menuju Ambon membutuhkan waktu tempuh lebih dari 24 jam. KM Nggapulu diperkirakan sandar di pelabuhan tujuan pada 13 September 2026 pukul 14.00 WIT.
Rute ini menyinggahi empat pelabuhan perantara sebelum mengakhiri perjalanan di Maluku. Jalur logistik dan mobilitas orang di koridor timur bertumpu pada keandalan trayek kapal ini. Arus penumpang diprediksi mengisi kapasitas kapal sejak titik keberangkatan pertama.
KM Nggapulu merupakan kapal motor penumpang tipe 2.000 pax. Kapal ini diproduksi pada 2002 oleh galangan kapal Meyer Werft di Papenburg, Jerman. Rancang bangunnya disesuaikan untuk mengarungi perairan kepulauan nusantara yang menantang.
Kapal ini memiliki ukuran panjang 146,5 meter dengan volume muatan mencapai 14.685 GT. Daya angkut maksimalnya tercatat menampung hingga 2.130 penumpang dalam sekali jalan. Wilayah operasional armada ini mencakup Sulawesi Selatan, Maluku, Sulawesi Utara, Maluku Utara, hingga Sulawesi Tenggara.
Fasilitas di atas dek dirancang melayani perjalanan jarak jauh lintas provinsi. Keberadaan armada berdaya tampung besar ini menjaga konektivitas pulau-pulau terluar tetap hidup. Keandalan mesin buatan Jerman tersebut terbukti lewat operasional rutin tanpa henti.
Selain KM Nggapulu di Makassar, delapan jadwal kapal Pelni lain beroperasi serentak pada hari yang sama di berbagai perairan Indonesia. Ambon tercatat menjadi titik pertemuan paling sibuk karena menerima kedatangan armada sekaligus memberangkatkan kapal lain. Berikut rincian jadwal delapan pelayaran tersebut:
KM Dobonsolo mencatat dua kali keberangkatan dalam sehari sebagai kelanjutan rute liner yang sama. Kapal tersebut menyelesaikan trip pagi Manokwari-Sorong sebelum melanjutkan pelayaran panjang menuju Surabaya pada sore hari. Sementara itu, KM Labobar yang berlayar dari Kab. Tual memegang predikat sebagai kapal berkapasitas terbesar di seluruh armada PELNI dengan daya angkut 3.084 penumpang.
Calon penumpang KM Nggapulu maupun kapal lainnya dapat membeli tiket secara daring melalui aplikasi PELNI Mobile dan situs resmi pelni.co.id. Layanan pemesanan juga tersedia lewat Contact Center 162 atau loket resmi di pelabuhan keberangkatan. Pembelian jauh hari sangat disarankan guna menghindari kehabisan kuota.
Penumpang diwajibkan membawa kartu tanda penduduk (KTP) asli saat proses cetak tiket dan pemeriksaan dokumen boarding. Manajemen pelabuhan mewajibkan calon penumpang tiba di terminal minimal 2 jam sebelum jadwal keberangkatan kapal. Ketepatan waktu penting demi kelancaran proses verifikasi muatan dan keselamatan berlayar.
Jadwal operasional kapal Pelni sewaktu-waktu dapat mengalami perubahan tanpa pemberitahuan panjang. Faktor cuaca buruk di laut lepas atau kendala teknis operasional kerap memengaruhi waktu sandar armada. Pemantauan berkala terhadap informasi resmi Pelni menjadi langkah wajib bagi setiap calon penumpang.
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Dobonsolo | Manokwari → Sorong | 01.00 WIT | 11 Sep, 14.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Tilongkabila | Banggai → Kendari | 08.00 WITA | 12 Sep, 01.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Nggapulu | Makassar → Ambon | 12.00 WITA | 13 Sep, 14.00 WIT | 4 pelabuhan |
| KM.Awu | Kupang → Denpasar | 17.00 WITA | 14 Sep, 10.00 WITA | 5 pelabuhan |
| KM.Bukit Raya | Pontianak → Jakarta Utara | 17.00 WIB | 16 Sep, 09.00 WIB | 9 pelabuhan |
| KM.Dobonsolo | Sorong → Surabaya | 17.00 WIT | 15 Sep, 01.00 WIB | 4 pelabuhan |
| KM.Lawit | Kotawaringin Barat → Surabaya | 17.00 WIB | 12 Sep, 22.00 WIB | 2 pelabuhan |
| KM.Labobar | Kab. Tual → Ambon | 21.00 WIT | 12 Sep, 19.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Sangiang | Ambon → Buru | 23.59 WIT | 12 Sep, 10.00 WIT | 2 pelabuhan |
Tipe 2.000 pax, dibangun 2002 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas 2.130 penumpang, bobot 14.685 GT, panjang 146,5 meter. Wilayah pelayaran: Sulawesi Selatan, Maluku, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara.
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.