MAKASSAR — Rapat koordinasi penetapan venue PORPROV XVIII Sulawesi Selatan digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulsel di Ruang Rapat Dispora, Jalan Pajjaiang, Makassar, Selasa (1/9/2026). Pertemuan itu dihadiri jajaran Dispora serta Ketua Umum KONI Kabupaten Bone dan Wajo bersama pengurus KONI Sulsel.
Dalam keputusan rapat, 26 cabang olahraga bakal dipertandingkan di Kabupaten Bone, meliputi atletik, dayung, panjat tebing, e-sport, hingga karate. Sementara itu, Kabupaten Wajo ditetapkan sebagai tuan rumah untuk 22 cabor seperti akuatik, sepak takraw, pencak silat, binaraga, dan sepak bola.
Ketua Umum KONI Kabupaten Bone, Drs. Asiswa Karim, menegaskan bahwa penetapan lokasi pertandingan menjadi pijakan utama menuju tahap persiapan selanjutnya. "Hasil rapat ini menjadi bagian sangat penting untuk memastikan kesiapan teknis seluruh venue dan fasilitas pendukung penyelenggaraan PORPROV XVIII Sulsel," ujarnya, Selasa (1/9/2026).
Pembagian cabor diwarnai beberapa dinamika. Pertandingan sepak bola putra diputuskan terbagi dalam dua pool, yakni Pool A di Bone dan Pool B di Wajo. Sementara itu, cabang berkuda terbagi antara nomor umum di Bone dan equestrian di Wajo.
Rapat koordinasi juga menyepakati agenda utama pelaksanaan. Upacara pembukaan PORPROV XVIII akan dipusatkan di Kabupaten Bone, sedangkan acara penutupan berlangsung di Kabupaten Wajo.
Prosesi pengambilan api obor PORPROV akan dimulai dari Sumur Gas Patila di Wajo. Obor kemudian diarak secara estafet melintasi wilayah antar-kabupaten menuju Bone sebagai lokasi pembukaan.
Panitia memastikan dua nomor pertandingan tidak dipertandingkan pada ajang kali ini. Sepak bola wanita dan futsal putri diputuskan untuk ditiadakan dalam PORPROV XVIII Sulsel 2026.
Pasca penetapan resmi, kedua pemerintah daerah bersama KONI Bone dan Wajo langsung memasuki tahap penyiapan sarana fisik maupun logistik. Fokus utama tertuju pada pembenahan fasilitas pertandingan, penginapan kontingen, serta infrastruktur pendukung demi menyambut ribuan atlet dan official pada November mendatang.
PORPROV XVIII ini menjadi ajang bergengsi bagi atlet-atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi. Dengan total 48 cabor yang dipertandingkan di dua kabupaten, persiapan teknis dan fasilitas menjadi kunci sukses penyelenggaraan.