Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Raih Penghargaan Digitalisasi Layanan, Satu-satunya Kepala Daerah dari Sulsel

Penulis: Oman Sudirman  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:49:31 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima penghargaan digitalisasi layanan di Makassar, Kamis malam (tanggal tidak disebutkan dalam rilis).

MAKASSAR — Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan momentum untuk mempercepat integrasi layanan publik berbasis teknologi di Makassar. Wali Kota Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa digitalisasi harus berdampak nyata pada kemudahan warga dalam mengurus administrasi, bukan sekadar menambah sistem baru.

"Penghargaan ini adalah hasil kerja keras jajaran SKPD untuk menghadirkan pelayanan publik yang memudahkan masyarakat," kata Munafri setelah menerima penghargaan, Kamis malam.

358 Aplikasi Disederhanakan ke Satu Platform

Salah satu inovasi utama yang menjadi penilaian adalah aplikasi Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar atau Lontara Plus. Platform ini dirancang untuk menyatukan berbagai layanan pemerintah yang sebelumnya tersebar di banyak aplikasi berbeda.

Menurut Munafri, sebelum integrasi dilakukan, terdapat sekitar 358 aplikasi untuk mendukung berbagai kebutuhan pemerintahan dan pelayanan. Banyaknya platform justru menjadi tantangan karena warga harus berhadapan dengan sistem yang terpisah-pisah.

Pemerintah kota kemudian mendorong penyatuan layanan agar proses birokrasi lebih ringkas, cepat, dan mudah digunakan. Melalui Lontara Plus, warga tidak perlu lagi berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain ketika mengurus kebutuhan administrasi atau menyampaikan aduan.

Keberhasilan Digitalisasi Tak Cukup dengan Aplikasi

Munafri mengingatkan bahwa efektivitas integrasi layanan bergantung pada beberapa faktor kunci. Kemudahan penggunaan, kesiapan perangkat daerah, keamanan data, dan konsistensi tindak lanjut terhadap setiap permintaan warga menjadi penentu utama keberhasilan program ini.

"Kita berusaha memberikan yang terbaik, tidak menutup diri, dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat," ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah diharapkan mampu menanggapi persoalan, harapan, kritik, masukan, dan pengaduan warga secara lebih baik. Teknologi, menurut dia, harus memangkas alur birokrasi dan membantu pemerintah merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan transparan.

Partisipasi UMKM Jadi Perhatian Khusus

Selain soal infrastruktur digital, Munafri juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam sosialisasi program pemerintah. Ia menilai keterlibatan warga, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, cukup tinggi dalam kegiatan penyuluhan.

"Banyak warga, khususnya pelaku UMKM, yang antusias dan hadir dalam kegiatan," kata Munafri.

Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat disebutnya turut menentukan kelancaran program pelayanan publik. Ia mengajak warga untuk tidak hanya memahami program pemerintah, tetapi juga mengambil bagian dalam pelaksanaannya.

Munafri hadir dalam acara tersebut bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar Muhammad Roem serta sejumlah pejabat bidang hubungan masyarakat dan protokol pemerintah kota. Selain Munafri, penghargaan serupa juga diterima Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: pedomanrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top