Sebanyak 130 rumah tangga di Kabupaten Gowa dan Bantaeng akhirnya menikmati sambungan listrik baru melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Masing-masing kabupaten menerima jatah 65 unit rumah, menyasar warga kurang mampu yang selama ini belum memiliki akses jaringan listrik sendiri.
MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan program elektrifikasi menyentuh langsung rumah tangga yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik. Sebanyak 65 rumah tangga di Kabupaten Gowa dan 65 rumah tangga di Kabupaten Bantaeng resmi menerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang disalurkan secara bertahap.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman menyampaikan, pendataan penerima terus berjalan untuk memperluas jangkauan program di masa mendatang. Hal ini disampaikannya saat menyerahkan bantuan secara virtual dari Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur, Makassar, Kamis.
Program ini tidak diberikan kepada sembarang warga. Pemerintah provinsi menetapkan sejumlah syarat ketat agar bantuan tepat sasaran, di antaranya rumah tangga tidak mampu, memiliki rumah sendiri, dan belum memiliki jaringan listrik sendiri. Selain itu, kapasitas daya yang dipasang mengikuti ketentuan standar sebesar 450 VA.
“Pelan-pelan sementara tim mendata, kita lakukan secara bertahap, agar semakin banyak saudara-saudara kita yang belum memiliki akses listrik dapat menikmati listrik yang stabil,” ujar Andi Sudirman dalam sambutannya.
Pemerintah menilai akses energi merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara merata. Selama ini, sejumlah permukiman di perdesaan dan daerah terpencil masih mengandalkan penerangan seadanya atau berbagi sambungan dengan tetangga, sehingga pasokan listrik kerap tidak stabil.
Dengan adanya bantuan ini, rumah tangga penerima diharapkan bisa menjalankan aktivitas sehari-hari lebih produktif, mulai dari kegiatan usaha kecil hingga pendidikan anak di malam hari. Distribusi bantuan pun dilakukan secara bertahap dengan pendataan yang menyasar masyarakat paling membutuhkan.
“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar energi sekaligus mendorong pemerataan akses listrik hingga ke wilayah perdesaan dan daerah yang belum terjangkau jaringan listrik,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen melanjutkan pendataan dan penyaluran bantuan pada tahap-tahap berikutnya. “Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan,” harap Andi Sudirman.