MAKASSAR — Malam ramah tamah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Telkomas, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, berubah menjadi ajang sosialisasi kebijakan lingkungan. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang hadir di tengah warga RW 1, RW 2, dan RW 3 justru menyoroti dua persoalan krusial: risiko kebakaran dan pengelolaan sampah rumah tangga.
Menurut Munafri, semangat kemerdekaan tidak cukup dirayakan dengan seremonial belaka. Ia meminta warga mengisinya dengan aksi nyata menjaga lingkungan dan memperkuat gotong royong.
"Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kebersamaan, menjaga lingkungan, saling peduli antarwarga, serta terus menjaga persatuan," kata Munafri dalam sambutannya, Sabtu malam.
Munafri mengingatkan risiko kebakaran permukiman meningkat selama musim kemarau. Ia meminta warga memeriksa instalasi listrik dan tidak membakar sampah di sekitar rumah.
"Musim kemarau panjang seperti sekarang ini, mari ki semua waspada. Jangan membakar sampah sembarangan dan pastikan peralatan listrik maupun sumber api di rumah dalam kondisi aman. Kalau ada potensi bahaya, segera saling mengingatkan," tegasnya.
Persoalan persampahan juga menjadi perhatian khusus. Munafri mendorong setiap keluarga membiasakan memilah sampah sejak dari sumbernya, tidak menunggu petugas kebersihan turun ke lapangan.
"Persampahan ini bukan hanya tugas pemerintah. Ini tanggung jawab kita semua. Mulai dari rumah tangga, mari kita biasakan memilah sampah dan menjaga lingkungan tetap bersih," ujarnya.
Ia menambahkan, partisipasi warga menentukan efektivitas program pembangunan yang dijalankan Pemkot Makassar. Tanpa dukungan masyarakat, berbagai kebijakan pelayanan publik sulit berjalan optimal.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan," kata Munafri.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Andi Suharmika, Anggota DPRD Kota Makassar Meinsani Kecca, Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Makassar, Camat Biringkanaya Maharuddin, para lurah se-Kecamatan Biringkanaya, serta ketua RT/RW dan tokoh pemuda setempat.
Munafri mengapresiasi tradisi ramah tamah yang terus dijaga warga Telkomas setiap peringatan HUT RI. Menurutnya, kegiatan ini mempererat silaturahmi dan memperkuat kohesi sosial antarwarga.
"Yang paling penting dari perayaan kemerdekaan adalah bagaimana semangat kebersamaan itu terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari," tutupnya.