MAKASSAR — Sepuluh Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di Jalan Politeknik Pintu 0 Unhas, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, kini mulai menerima bantuan dari Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) dan Kementerian Sosial (Kemensos). Bantuan tersebut mencakup makanan siap saji, makanan untuk anak, hingga peralatan evakuasi seperti tenda dan kasur.
Direktur Eksekutif Rumah Aspirasi, Akbar Supriadi, menyampaikan bahwa Founder Yayasan Anak Rakyat, Rudianto Lallo, juga memberikan santunan tunai secara khusus kepada para korban. “Total ada 10 KK yang terdampak kebakaran. Bapak Rudianto Lallo memberikan bantuan uang tunai masing-masing 1 juta setiap KK,” ujar Akbar.
Selain itu, bantuan sandang seperti selimut, perlengkapan ibadah, pakaian, dan perlengkapan sekolah turut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Akbar menegaskan bahwa kehadiran YARI dan Kemensos merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Bantuan ini pun diharapkan mampu memberikan dukungan moril agar para korban bangkit kembali. “Bantuan yang diserahkan mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat meringankan beban para korban serta membantu proses pemulihan fisik dan mental pascabencana,” ungkapnya.
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8) itu dilaporkan mulai muncul sekitar pukul 03.30 Wita. Api dengan cepat membesar dan melahap 2 kios, 7 rumah, serta 1 kosan di kawasan padat penduduk tersebut. Insiden ini diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari dalam salah satu kios.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena hampir seluruh isi bangunan ludes terbakar dalam kejadian yang berlangsung cepat di dini hari itu.